Kecelakaan ini melibatkan sebuah truk pengangkut besi baja yang diduga mengalami rem blong, sehingga menabrak tujuh kendaraan lain yang sedang melintas.
Lokasi kejadian berada di kawasan Bukit Berbunga, tepatnya dekat Tugu Semen Padang, yang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan karena tikungan tajam dan turunan curam.
Menurut keterangan Kanit Turjawali Satlantas Polres Padangpanjang, Aiptu Indra S, insiden berawal ketika truk besar tersebut kehilangan kendali saat menuruni tikungan dan langsung menghantam kendaraan-kendaraan yang berada di depannya.
“Telah terjadi kecelakaan lalu lintas beruntun yang dipicu oleh sebuah truk pengangkut besi baja yang mengalami rem blong. Kendaraan tersebut kemudian menabrak beberapa kendaraan lain yang berada di lokasi kejadian,” ujar Aiptu Indra S.
7 Kendaraan Rusak, 6 Orang Dilarikan ke RS
Dalam insiden ini, tercatat tiga unit sepeda motor dan empat unit mobil minibus mengalami kerusakan parah. Polisi bersama warga dan tim medis dengan sigap mengevakuasi korban dari lokasi kecelakaan yang sempat memicu kemacetan arus lalu lintas dari dua arah.
“Akibat kecelakaan beruntun ini, enam orang korban telah dievakuasi dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina Padangpanjang untuk mendapatkan perawatan medis,” tambah Aiptu Indra.
Pihak kepolisian belum merinci identitas para korban maupun kondisi luka yang dialami. Namun, petugas memastikan semua korban dalam penanganan tenaga medis dan situasi di lokasi sudah terkendali.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Pasti Kecelakaan
Hingga berita ini diturunkan, Satlantas Polres Padangpanjang masih melakukan investigasi lanjutan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Pemeriksaan terhadap kendaraan truk, termasuk sistem pengereman, tengah dilakukan oleh tim forensik lalu lintas.
Petugas juga tengah mengatur lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk mencegah kemacetan berkepanjangan.
“Kami imbau pengguna jalan agar berhati-hati terutama di kawasan turunan tajam seperti Cubadak Bungkuk. Pemeriksaan rutin kendaraan, terutama sistem rem, sangat penting untuk mencegah insiden serupa,” imbau Aiptu Indra.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara di jalur-jalur ekstrem serta perlunya pengawasan teknis kendaraan berat sebelum melintas di jalur padat dan berbahaya. Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengemudi untuk mematuhi batas kecepatan dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.(*)
Editor : Hendra Efison