Sebanyak 20 ekor sapi dan 3 ekor domba dikurbankan dan dagingnya disalurkan kepada masyarakat sekitar lingkungan kantor PLN dan unit layanan lainnya.
Kegiatan puncak berlangsung pada Senin (9/6) di halaman Kantor PLN UID Sumbar, dengan melibatkan lebih dari 200 orang, termasuk jajaran manajemen, pegawai, tenaga alih daya (TAD), mitra kerja, hingga warga.
Mereka bergotong royong dalam proses pemotongan, pengemasan, hingga distribusi daging kepada penerima manfaat.
General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian PLN kepada masyarakat.
“Idul Adha adalah momen refleksi dan solidaritas. Melalui kegiatan penyaluran daging kurban ini, kami ingin menyalurkan kebahagiaan kepada masyarakat dan mempererat hubungan yang harmonis. Inilah bentuk nyata semangat berbagi yang kami junjung tinggi di PLN,” ujar Ajrun Karim.
PLN UID Sumbar menyalurkan sembilan ekor sapi di wilayah induk, sedangkan di UP3 Padang disalurkan empat ekor sapi dan tiga ekor domba.
Salah satu sapi dikurbankan di Masjid Cahaya, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sementara itu, UP3 Bukittinggi menyumbangkan empat ekor sapi pada Sabtu (7/6), UP3 Solok satu ekor sapi, dan UP2D Sumbar dua ekor sapi.
Seluruh proses pemotongan dan distribusi dilakukan dengan sistem kupon untuk memastikan pembagian yang adil dan tepat sasaran. Kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh kehati-hatian.
Kebahagiaan tampak dari wajah para penerima manfaat. Salah satunya, Rosneli, warga sekitar kantor PLN, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.
“Alhamdulillah, setiap tahun PLN selalu ingat dengan kami. Daging kurban ini sangat membantu, terutama untuk keluarga kami yang penghasilannya pas-pasan. Terima kasih PLN, semoga terus berkah dan tetap jadi perusahaan yang peduli rakyat kecil,” ujar Rosneli.
PLN UID Sumbar berharap semangat Idul Adha ini dapat memperkuat solidaritas sosial, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya keikhlasan dan kebersamaan dalam melayani masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison