Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tiba di BIM, Dony Oskaria Minta BUMN Percepat Bantuan Lanjutan untuk Korban Bencana Sumbar

Heri Sugiarto • Senin, 1 Desember 2025 | 14:57 WIB

Kepala BP BUMN Dony Oskaria memimpin rapat di Bandara Internasional Minangkabau, membahas percepatan bantuan BUMN untuk korban bencana. (Foto: IST)
Kepala BP BUMN Dony Oskaria memimpin rapat di Bandara Internasional Minangkabau, membahas percepatan bantuan BUMN untuk korban bencana. (Foto: IST)
PADEK.JAWAPOS.COM-Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menggelar rapat koordinasi darurat sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, Senin (1/12/2025).

Rapat tersebut membahas percepatan pengiriman bantuan lanjutan bagi warga terdampak bencana banjir di Sumatera Barat.

Pertemuan diikuti para direktur utama serta pimpinan BUMN, dan turut dihadiri anggota DPR RI, Andre Rosiade. Fokus rapat adalah evaluasi bantuan yang sudah disalurkan serta menindaklanjuti permintaan kebutuhan warga di lokasi bencana.

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan pentingnya kecepatan penanganan. “Kita harus bergerak cepat untuk membantu warga yang terdampak bencana,” ujar Chief Operating Officer Danantara itu dalam rapat tersebut.

Sejumlah BUMN dilaporkan telah turun ke lapangan sejak beberapa hari terakhir. Bantuan yang disalurkan berupa sembako, alat berat, serta dukungan personel. Semen Padang juga ikut menerjunkan tim proses evakuasi korban.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Pusdalops BPBD kembali memperbarui data korban bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak 21 November 2025. Hingga Minggu (30/11) pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 129 orang meninggal dunia dan 86 orang masih dinyatakan hilang.

Rincian korban meninggal dan hilang tersebar di sejumlah daerah, yakni Kabupaten Agam dengan 87 orang meninggal dan 76 hilang, Kota Padang Panjang 21 meninggal dan 32 hilang, serta Kota Padang 10 meninggal dan nihil korban hilang.

Daerah lainnya meliputi Kabupaten Tanah Datar 2 meninggal dan 1 hilang, Kabupaten Pasaman Barat 1 meninggal dan 6 hilang, Kabupaten Padang Pariaman 7 meninggal dan 2 hilang, Kota Solok 1 meninggal tanpa korban hilang, serta Kabupaten Pesisir Selatan nihil korban meninggal dengan 1 orang masih hilang.

Usai rapat, Dony Oskaria bersama Andre Rosiade dan jajaran pimpinan BUMN menunggu kedatangan Presiden Prabowo yang dijadwalkan meninjau langsung lokasi bencana di Padang pada sore hari.

Saat ini, status tanggap darurat bencana di wilayah Sumatera Barat masih berlangsung. Pemerintah merencanakan bantuan bagi warga yang kehilangan rumah, perbaikan bangunan rusak berat, hingga pemulihan infrastruktur dan fasilitas umum sangat banyak.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#dony oskaria #prabowo subianto #bencana sumbar #bantuan bumn #Andre rosiade