Peningkatan hampir 280 ribu penumpang tersebut mencerminkan kenaikan mobilitas serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api di Sumatera Barat.
“Dibandingkan tahun 2024 yang melayani 1.697.020 penumpang, capaian tahun 2025 yang hampir menyentuh dua juta penumpang menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api di Sumatera Barat terus tumbuh,” kata Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, Rabu (14/1/2026).
Ia menyebut peningkatan itu menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperbaiki kualitas layanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan.
Stasiun Padang menjadi yang tersibuk untuk kedatangan dengan 533.251 penumpang, disusul Stasiun Pariaman 408.054 penumpang, Stasiun Air Tawar 166.833 penumpang, Stasiun Naras 132.632 penumpang, dan Stasiun BIM 103.935 penumpang.
Untuk keberangkatan, Stasiun Padang juga berada di posisi teratas dengan 509.113 penumpang. Setelahnya, Stasiun Pariaman mencatat 394.193 penumpang, Stasiun Air Tawar 192.345 penumpang, Stasiun Naras 118.350 penumpang, dan Stasiun BIM 105.649 penumpang.
Reza menambahkan KAI Divre II Sumbar terus mendorong inovasi layanan, baik pada aspek operasional, fasilitas, maupun pelayanan pelanggan.
Upaya ini dilakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat serta sektor pariwisata daerah.
KAI Divre II Sumbar juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan atas peningkatan penggunaan layanan kereta api, dan menegaskan komitmennya menyediakan transportasi yang modern dan andal.(*)
Editor : Hendra Efison