Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kementerian UMKM Luncurkan Klinik UMKM Minang Bangkit untuk Percepat Pemulihan Ekonomi Sumbar

Hendra Efison • Rabu, 21 Januari 2026 | 20:44 WIB

Kementerian UMKM meluncurkan Klinik UMKM Minang Bangkit di Sumbar untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana melalui pembiayaan, produksi, dan pemasaran.
Kementerian UMKM meluncurkan Klinik UMKM Minang Bangkit di Sumbar untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana melalui pembiayaan, produksi, dan pemasaran.
PADEK.JAWAPOS.COM—Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI menginisiasi Klinik UMKM Minang Bangkit di Sumatera Barat sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana hidrometeorologi, Rabu (21/1/2026).

Program ini disampaikan Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Siti Azizah, dalam Rapat Koordinasi Klinik UMKM Bangkit Pascabencana yang digelar secara daring bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Siti Azizah menjelaskan, Klinik UMKM Minang Bangkit menyediakan tiga layanan utama, yakni pembiayaan, belanja produk lokal, dan layanan produksi melalui kolaborasi lintas mitra.

“Klinik UMKM Bangkit diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi daerah secara berkelanjutan, sesuai arahan Presiden agar pemerintah pusat mendukung daerah pascabencana,” ujar Siti Azizah.

Ia menambahkan, Kementerian UMKM bersama Pemprov Sumbar saat ini melakukan pemetaan data UMKM terdampak bencana secara bertahap untuk disinkronkan dengan pemerintah pusat dan perbankan.

“Data tersebut menjadi dasar agar program pemulihan berjalan tepat sasaran,” katanya.

Selain akses pembiayaan, pelaku UMKM akan memperoleh pendampingan manajemen usaha, bantuan pemasaran, penguatan digitalisasi dan legalitas usaha, serta peningkatan kapasitas produksi.

Untuk mendukung pembiayaan, Kementerian UMKM menggandeng perbankan, lembaga keuangan non-bank, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, hingga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menilai program tersebut sejalan dengan kebutuhan daerah yang tengah bangkit dari dampak bencana.

“Kami meyakini Klinik UMKM Minang Bangkit akan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ujar Mahyeldi dari Istana Gubernuran.

Mahyeldi mengimbau pelaku UMKM terdampak agar segera melakukan pendataan melalui Klinik UMKM sebagai langkah awal pemulihan usaha.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Endrizal beserta jajaran, serta Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Siti Azizah bersama tim.(*)

Editor : Hendra Efison
#pemulihan ekonomi sumbar #Klinik UMKM Minang Bangkit #UMKM pascabencana #kementerian umkm