Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kemenbud Resmikan Museum Sastra Indonesia di Tanahdatar, Rumah Puisi Taufiq Ismail Diaktifkan Kembali

Yuwardi Tanjung • Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:42 WIB

Pernak-pernik isi Rumah Puisi Taufiq Ismail dan Museum Sastra Indonesia. Ada sekumpulan mesin ketik dari para penulis dan sastrawan Indonesia dari masa ke masa. (Foto: Muji Sirwanto)
Pernak-pernik isi Rumah Puisi Taufiq Ismail dan Museum Sastra Indonesia. Ada sekumpulan mesin ketik dari para penulis dan sastrawan Indonesia dari masa ke masa. (Foto: Muji Sirwanto)
PADEK.JAWAPOS.COM—Kementerian Kebudayaan RI meresmikan kembali dan mengaktifkan Rumah Puisi Taufiq Ismail serta Museum Sastra Indonesia di Komplek Cottage Aia Angek, Tanahdatar, Sumatera Barat, Sabtu (24/1/2025).

Peresmian dilakukan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, usai renovasi fasilitas yang bertujuan mengoptimalkan fungsi ruang publik sastra dan budaya.

Fadli Zon mengatakan Rumah Puisi kini dilengkapi Museum Sastra Indonesia yang menampilkan memorabilia karya Taufiq Ismail serta karya sastrawan Indonesia lintas generasi.

“Sekarang Rumah Puisi telah dilengkapi Museum Sastra Indonesia. Selain merupakan memorabilia karya-karya sastra Taufiq Ismail, juga dilengkapi karya-karya sastra penyair dan sastrawan Indonesia,” kata Fadli Zon.

Menurut Fadli, Museum Sastra Indonesia didedikasikan untuk mendokumentasikan perkembangan sastra nasional dari masa ke masa secara sistematis dan edukatif.

Museum tersebut menyimpan berbagai benda bersejarah, seperti mesin tik, mesin cetak lama, kacamata, serta barang pribadi milik sastrawan ternama.

“Ruang pameran juga menampilkan puluhan lukisan wajah sastrawan dari berbagai generasi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka,” ujarnya.

Relaunching ditandai dengan penandatanganan prasasti penataan dan penambahan aset, serta pengguntingan pita sebagai akses publik ke Rumah Puisi dan Museum Sastra Indonesia.

Fadli menambahkan, Kemenbud sebelumnya juga mengaktifkan kembali Gedung Genta Budaya Abdullah Kamil, Museum INS Kayutanam Tengku Muhammad Syafei, dan ekosistem Taman Budaya Sumatera Barat.

Ia menyebut Rumah Puisi telah menjadi ruang pertemuan sastrawan dan seniman nasional, di antaranya Budi Darma, Ahmad Tohari, Zawawi Imron, serta tokoh internasional Anwar Ibrahim.

Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc, mengatakan kegiatan ini mengusung tema Menjawab Rabun Membaca, Pincang Menulis.

“Kegiatan ini bertujuan mengembangkan aktivitas sastra dan memperbanyak ruang publik bagi seniman dan budayawan untuk berkarya,” kata Feri.

Baca Juga: Atlet Paralayang Sumbar Gelar Latihan Bersama di Puncak Garundun Kota Solok Jelang Porprov XVI

Ia menambahkan, renovasi dilakukan atas arahan Menteri Kebudayaan untuk memperkuat fasilitas budaya di daerah.

“Dengan fasilitas yang bertambah, diharapkan kegiatan sastra meningkat dan partisipasi masyarakat semakin luas,” ujarnya.

Penyair Taufiq Ismail menyebut peresmian ini sebagai momentum penting sejak Rumah Puisi berdiri pada 2008.

“Hari ini kebahagiaan itu berlipat ganda. Rumah Puisi bertransformasi menjadi Museum Sastra Indonesia sebagai rumah ingatan peradaban bangsa,” kata Taufiq Ismail.

Ia berharap museum tersebut menjadi ruang pembelajaran lintas generasi agar masyarakat tetap mengenal akar budaya dan sastra Indonesia. (wrd)

Editor : Hendra Efison
#Museum Sastra Indonesia #Kabupaten Tanahdatar #Kementerian Kebudayaan RI #Rumah Puisi Taufiq Ismail