Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Menteri ESDM Bahlil Targetkan Listrik Pulih dalam Dua Hari di Wilayah Terdampak Banjir Bandang Agam

Putra Susanto • Kamis, 4 Desember 2025 | 14:00 WIB

TINJAU KONDISI: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Salarehaie, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Rabu (3/12).
TINJAU KONDISI: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Salarehaie, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Rabu (3/12).

PADEK.JAWAPOS.COM-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah bergerak cepat memulihkan jaringan listrik yang lumpuh akibat bencana.

Ia menegaskan telah menginstruksikan PLN untuk memasang kembali jaringan listrik di titik-titik terdampak dengan prioritas wilayah yang dihuni masyarakat dan lokasi pengungsian.

“Jangan tunggu lama. Dua hari maksimal, listrik di wilayah terdampak harus sudah bangkit,” tegasnya saat meninjau wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Jorong Kayupasak, Nagari Salarehaie, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Rabu (3/12).

Dalam kunjungan itu, Bahlil didampingi jajaran ESDM, Pertamina, PLN, serta pengurus Partai Golkar Sumbar.

Ia bersama rombongan menyusuri kawasan yang porak-poranda, termasuk titik-titik tiang listrik yang roboh dihantam material banjir bandang. Sebelum meninjau lapangan, Bahlil juga menyambangi para penyintas yang mengungsi di SDN 05 Kayupasak.

“Saya menyampaikan duka mendalam untuk seluruh warga Agam. Kondisi di sini sangat memprihatinkan, tapi pemerintah tidak akan tinggal diam. Kita akan bekerja secepat mungkin memulihkan jaringan listrik dan fasilitas vital lainnya,” ujar Bahlil.

Selain meninjau kerusakan, Bahlil berdialog langsung dengan warga mengenai beban hidup yang mereka alami.

Banyak yang mengeluhkan hilangnya rumah, ladang, hingga habisnya sumber penghidupan, termasuk kekhawatiran membiayai anak-anak mereka yang sedang kuliah di luar daerah.

“Rumah kami habis, ladang hilang. Dengan apa lagi kami membayar uang kuliah, uang kos, dan kebutuhan anak-anak kami?” tutur Yurnalis, 48, salah seorang korban bencana, dengan suara bergetar saat berdialog dengan Menteri Bahlil.

Mendengar itu, Bahlil berjanji akan membantu secara pribadi dan mendorong gotong royong lintas pihak untuk memastikan pendidikan anak-anak mereka tetap berjalan.

“Masalah pendidikan jangan sampai putus. Itu tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, mengapresiasi langkah cepat Menteri ESDM dan memastikan pemerintah daerah siap mendukung percepatan pemulihan.

“Pak Menteri tadi langsung memberikan bantuan genset untuk kebutuhan mendesak. Beliau juga sudah menginstruksikan PLN agar bergerak cepat menghidupkan listrik di seluruh wilayah terdampak. Targetnya dalam dua hari sudah menyala,” kata Iqbal.

Iqbal menambahkan bahwa kehadiran Menteri ESDM memberikan semangat tambahan bagi masyarakat yang tengah berjuang bangkit dari bencana. 

“Kita melihat langsung komitmen pemerintah pusat. Ini memberi harapan baru bagi masyarakat yang kehilangan segalanya,” ujarnya.

Kunjungan Bahlil menjadi salah satu rangkaian dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan Agam pascabencana hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut. (ptr)

Editor : Novitri Selvia
#bahlil lahadalia #longsor #Nagari Salarehaie #Galodo Agam #pln