Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bupati Annisa Salurkan 12,5 Ton Benih Padi Biofortifikasi untuk 30 Kelompok Tani di Dharmasraya

Zulfia Anita • Rabu, 15 Juli 2026 | 10:21 WIB
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyalurkan 12,5 ton benih padi biofortifikasi kepada 30 kelompok tani untuk lahan seluas 500 hektare. (DOKUMENTASI PEMKAB DHARMASRAYA)
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyalurkan 12,5 ton benih padi biofortifikasi kepada 30 kelompok tani untuk lahan seluas 500 hektare. (DOKUMENTASI PEMKAB DHARMASRAYA)

PADEK.JAWAPOS.COM–Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyalurkan bantuan benih padi biofortifikasi atau padi kaya gizi kepada 30 kelompok tani sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di daerah.

Bantuan tersebut diserahkan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani melalui Kepala Dinas Pertanian Lasmiyati dalam kegiatan yang dipusatkan di Kelompok Tani Makmur, Blok C Sitiung I, Nagari Batu Rijal, Kecamatan Padang Laweh, Selasa (14/7/2026).

Bantuan berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan merupakan hasil perjuangan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam memperoleh dukungan program peningkatan kualitas pangan. Total bantuan yang disalurkan mencapai 12.500 kilogram benih padi biofortifikasi untuk areal tanam seluas 500 hektare, dengan nilai keseluruhan sebesar Rp192.475.000.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini 15 Juli 2026: Padang dan Pariaman Diguyur Hujan Ringan

Sebanyak 30 kelompok tani penerima bantuan tersebar di lima nagari, yakni Nagari Sikabau, Sitiung, Batu Rijal, Koto Ranah, dan Panyubarangan.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Pertanian Lasmiyati, Bupati Annisa menegaskan bahwa program biofortifikasi merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui sektor pertanian.

Menurutnya, padi biofortifikasi merupakan varietas unggul yang memiliki kandungan zat besi (Fe) dan zink (Zn) lebih tinggi dibandingkan varietas padi biasa. Kandungan gizi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

Baca Juga: Jauh Lebih Penting Membangun Budaya Empati

"Padi biofortifikasi merupakan varietas padi unggul yang memiliki kandungan zat besi (Fe) dan zink (Zn) lebih tinggi dibandingkan varietas padi pada umumnya. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi yang konkret, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," demikian pesan Bupati Annisa.

Program tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam mempercepat penurunan stunting melalui peningkatan kualitas konsumsi pangan masyarakat, tanpa mengesampingkan peningkatan produktivitas pertanian dan penguatan ketahanan pangan daerah.

Bupati berharap bantuan benih tersebut tidak hanya mampu meningkatkan hasil panen petani, tetapi juga menghasilkan beras dengan kandungan gizi yang lebih baik sehingga dapat memberikan manfaat bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta masyarakat secara luas.

Baca Juga: Diduga Korban Perundungan, Siswa Ledakan Bom di Sekolah, Pakar: Sekolah tidak Sensitif dengan Bullying di Lingkungannnya

Selain menyalurkan bantuan, Bupati meminta Dinas Pertanian untuk terus memberikan pendampingan teknis kepada seluruh kelompok tani mulai dari proses penanaman, pemeliharaan, hingga masa panen.

Ia juga menginstruksikan camat, wali nagari, serta seluruh pemangku kepentingan agar turut mengawal pelaksanaan program sehingga bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai tujuan pemerintah.

Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya, Lasmiyati, mengatakan pihaknya telah menyiapkan penyuluh pertanian untuk mendampingi seluruh kelompok tani penerima bantuan.

Baca Juga: Rasio Utang Naik, Purbaya Klaim APBN Tetap Aman

"Pendampingan akan dilakukan secara berkelanjutan agar benih biofortifikasi dapat dibudidayakan sesuai petunjuk teknis, sehingga produktivitas dan kualitas hasil panen dapat tercapai secara maksimal," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Hercules, Suramto, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terhadap sektor pertanian.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya atas bantuan benih ini. Kami siap memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya sesuai arahan penyuluh agar hasilnya optimal dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat," kata Suramto.

Baca Juga: Cetak Harapan Baru Bulutangkis Lewat 15 Atlet Muda Peraih Super Tiket

Melalui program padi biofortifikasi ini, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan daerah. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, program ini diharapkan menjadi salah satu solusi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendukung terwujudnya Dharmasraya yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (ita)

Editor : Adetio Purtama
Benih Padi Biofortifikasi Bupati Annisa Suci Ramadhani kelompok tani dharmasraya