Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gempa M5,5 Guncang Bangladesh, Enam Tewas, Getaran 26 Detik Terasa hingga India

Heri Sugiarto • Jumat, 21 November 2025 | 21:02 WIB

Warga berdiri di sebuah gang setelah meninggalkan rumah mereka yang runtuh menyusul gempa bumi di Dhaka. (Foto: REUTERS)
Warga berdiri di sebuah gang setelah meninggalkan rumah mereka yang runtuh menyusul gempa bumi di Dhaka. (Foto: REUTERS)
PADEK.JAWAPOS.COM-Gempa berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah dekat ibu kota Dhaka, Bangladesh, pada Jumat pukul 10.38 waktu setempat.

Sebanyak enam warga dilaporkan meninggal dan sekitar 100 lainnya terluka akibat guncangan yang berpusat di Narsingdi, sekitar 33 kilometer dari Dhaka.

Menurut laporan US Geological Survey (USGS), gempa terjadi dekat kota Narsingdi.

Bangladesh Meteorological Department (BMD) menyebut episentrum berada di distrik Madhabdi dengan magnitudo 5,7 dan menyatakan durasi guncangan berlangsung 26 detik.

Guncangan kuat dirasakan di Dhaka—kota berpenduduk padat dalam negara berisi lebih dari 170 juta jiwa—pada hari libur bagi sebagian warga.

Stasiun DBC Television melaporkan enam korban tewas, terdiri dari tiga warga akibat runtuhan atap dan dinding bangunan, serta tiga pejalan kaki yang tertimpa pagar bangunan.

Kesaksian Warga: “Meja dan Kursi Berguncang Hebat”

Pengalaman langsung warga menjadi bukti kuat intensitas guncangan.

Shadman Sakif Islam, warga Dhaka, mengatakan kepada Al Jazeera, ia awalnya melihat riak kecil di cangkir kopi sebelum merasakan guncangan besar.

“Kursi dan meja saya mulai berguncang hebat. Saya terpaku selama 10–15 detik tanpa bisa memproses apa yang terjadi,” ujarnya, dikutip dari Al Jazeera.

“Saya tidak pernah merasakan hal seperti ini seumur hidup. Rasanya seperti berada di atas perahu dengan gelombang raksasa,” imbuhnya.

Laporan lain dari koresponden Al Jazeera, Tanvir Chowdhury, menyebut gempa ini sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah terbaru Dhaka.

Sedangkan Jurnalis AFP di Dhaka melaporkan warga berlarian ke jalan, sebagian menangis dan tampak terpukul oleh kejadian tersebut.

Departemen Kesehatan Bangladesh mengonfirmasi tiga korban tewas, termasuk seorang mahasiswa kedokteran.

USGS memperingatkan potensi korban lebih banyak dan kerusakan lanjutan karena dekatnya episentrum dengan kawasan permukiman padat.

Rekaman warga di media sosial memperlihatkan bangunan bergetar dan penduduk panik meninggalkan rumah dan kantor.

Getaran Terasa hingga India

Guncangan dirasakan hingga Kota Kolkata, India, yang berjarak lebih dari 325 km dari pusat gempa.

Warga keluar dari rumah dan gedung setelah merasakan getaran tiba-tiba.

Sumit Dutta, 66 tahun, mengatakan kepada AFP bahwa dia merasakan getaran dan tempat tidur saya bergerak. "Saya langsung ke.luar dari kamar,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban atau kerusakan besar di India.(ajz/AFP/DBC)


Editor : Heri Sugiarto
#Gempa Bangladesh #Bangladesh earthquake #gempa Dhaka #india #gempa 21 November 2025 #bangladesh #korban gempa