Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Warga Sialang Hanyut di Sungai Pantai Lubna Ditemukan Meninggal

Randi Zulfahli • Senin, 29 Desember 2025 | 15:09 WIB

 

Warga Nagari Sialang, Limapuluh Kota, ditemukan meninggal setelah hanyut di Sungai Pantai Lubna. Korban ditemukan 4,5 km dari LKP, Senin (29/12/2025).
Warga Nagari Sialang, Limapuluh Kota, ditemukan meninggal setelah hanyut di Sungai Pantai Lubna. Korban ditemukan 4,5 km dari LKP, Senin (29/12/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM—Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap seorang warga yang hanyut di perairan Sungai Pantai Lubna, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, berakhir duka.

Korban bernama Mak Arus (57), warga Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (29/12/2025) pukul 08.49 WIB.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di kawasan Nagari Durian Tinggi, yang masih berada di wilayah Kecamatan Kapur IX.

“Korban ditemukan dengan jarak sekitar 4,5 kilometer dari lokasi awal dilaporkan hilang atau Last Known Position (LKP),” ujar Abdul Malik dalam keterangan resmi, Senin siang.

Peristiwa hanyutnya korban terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Mak Arus berusaha menyeberangi Sungai Pantai Lubna.

Namun, derasnya arus dan tingginya debit air membuat korban gagal mencapai seberang sungai.

Korban sempat berupaya kembali ke titik awal, namun arus sungai yang kuat menyeret tubuhnya hingga hilang dari pandangan warga sekitar.

Laporan kejadian diterima Kantor SAR Kelas A Padang dari Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota, Ardiman, pada pukul 16.15 WIB di hari yang sama. Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sialang untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Abdul Malik menyampaikan bahwa operasi SAR resmi ditutup setelah korban ditemukan. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

“Operasi SAR dinyatakan selesai. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, termasuk Basarnas, BPBD Limapuluh Kota, potensi SAR, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta relawan masyarakat,” katanya.(CC1)

Editor : Hendra Efison
#operasi SAR Kapur IX Limapuluh Kota #informasi Basarnas Padang hari ini #korban hanyut Limapuluh Kota ditemukan meninggal #warga hanyut Sungai Pantai Lubna