Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Cegah Potensi Penyakit Pascabencana, Nakes Balaiselasa Turun ke Nagari Terdampak Banjir

Yoni Syafrizal • Sabtu, 6 Desember 2025 | 10:59 WIB

Petugas Nakes Puskesmas Balaiselasa saat melakukan pelayanan kesehatan di salah satu posko bencana di kecamatan itu.
Petugas Nakes Puskesmas Balaiselasa saat melakukan pelayanan kesehatan di salah satu posko bencana di kecamatan itu.
PADEK.JAWAPOS.COM—Tim UPT Puskesmas Balaiselasa, Kecamatan Ranahpesisir, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) melakukan pemantauan daerah terdampak banjir sekaligus membuka posko kesehatan untuk memberikan layanan darurat kepada masyarakat.

Pemantauan itu dilakukan di sejumlah nagari yang mengalami genangan banjir, dengan jumlah warga yang terdampak mencapai sekitar 5.400 jiwa.

Kepala UPT Puskesmas Balaiselasa, Adri Dedi menjelaskan langkah cepat itu diambil untuk mengantisipasi berbagai penyakit pascabanjir.

”Kami turun langsung untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan, sekaligus memberikan edukasi agar mereka terhindar dari penyakit menular,” ujarnya.

Ia menambahkan kondisi banjir berpotensi memicu lonjakan penyakit seperti diare, leptospirosis, dan demam berdarah jika tidak ditangani sejak dini.

Menurut Adri Dedi, tim puskesmas yang turun ke lapangan terdiri dari unsur surveilans, kesehatan lingkungan, tenaga medis, dan perawat. Mereka tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun komunikasi intensif dengan warga agar lebih waspada terhadap tanda-tanda penyakit pascabanjir.

Pemantauan tersebut turut didampingi oleh Camat Ranah Pesisir, Syafrizal dan jajarannya. Dalam pemantauan di lapangan, tim kesehatan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Warga diberi pemahaman mengenai cara mencegah kontaminasi air dan makanan, termasuk bagaimana mengolah air minum yang aman selama banjir masih menyisakan dampak.

”Untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan penanganan lanjutan, posko kesehatan didirikan dan dibuka setiap hari selama masa tanggap bencana,” jelasnya.

Camat Ranah Pesisir, Syafrizal, menjelaskan wilayah terdampak banjir yang menjadi fokus pemantauan di kecamatan itu diantaranya, Nagari Pelangaigadang, Pasirpelangai, Sungailiku, Pelangaikaciak dan Pelangai.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pessel, Agustina Rahmadani, menegaskan pihaknya telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk memperkuat kewaspadaan terhadap potensi penyakit pasca banjir.

”Kami memantau setiap perkembangan dan memastikan puskesmas memiliki respons cepat dalam situasi seperti ini,” ujarnya.

Agustina menjelaskan Dinas Kesehatan juga melakukan koordinasi berkala dengan jajaran kecamatan dan BPBD untuk memastikan kebutuhan logistik kesehatan terpenuhi.

Ia juga menekankan pentingnya pola hidup bersih dan sehat selama masa pemulihan. ”Warga harus memastikan air bersih cukup, makanan diolah dengan baik, dan lingkungan tidak menjadi sarang nyamuk,” ingatnya. (*)

 

Editor : Eri Mardinal
#Penyakit Pascabencana #Puskesmas Balaiselasa #Banjir Pessel #layanan kesehatan