Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hutama Karya dan HKI Bangun Jembatan Gantung di Padang Pariaman

Tandri Eka Putra • Selasa, 24 September 2024 | 15:08 WIB
Peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipimpin oleh Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, pada Sabtu (21/9).
Peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipimpin oleh Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, pada Sabtu (21/9).

 

PADEK.JAWAPOS.COM-PT Hutama Karya (Persero) bersama anak perusahaan, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) secara resmi memulai pembangunan jembatan gantung di Korong Tungka Lubuak Aro, yang terletak di Nagari Tandikat, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat.

Ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Pembangunan jembatan ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipimpin oleh Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, pada Sabtu (21/9).

Turut hadir pada acara tersebut Sekretaris Daerah Padang Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis;
Kepala Dinas PU Padang Pariaman, El Abdes Arsyam; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Padang Pariaman, Syofrion; Assistant Manager Keuangan Administrasi dan Umum Hutama Karya, Apandi; Construction Manager HKI, Nu'man Fathoni; para tokoh masyarakat serta warga sekitar.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim
menjelaskan bahwa pembangunan jembatan gantung di sekitar proyek Tol Padang-Sicincin
ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Hutama
Karya dan HKI dengan membangun jembatan gantung baru, sebagai pengganti jembatan
kayu yang sebelumnya ada serta sudah tidak aman untuk digunakan.

“Proyek senilai Rp 1,1 miliar ini dibangun untuk memudahkan warga Korong Tungka Lubuak Aro dan sekitarnya, agar dapat menyeberangi sungai tanpa perlu mengambil rute memutar yang lebih jauh,” ujar Adjib.

Adjib juga menjelaskan bahwa proyek yang dirancang sebagai jembatan gantung baja
dengan bentang sepanjang 37 m, akan digarap oleh HKI selama 3 (tiga) bulan dan ditargetkan
selesai pada bulan Desember 2024 mendatang.
Dengan menggunakan baja sebagai material utama, jembatan gantung akan memiliki kualitas
yang baik, lebih kuat, tahan lama, sehingga aman digunakan baik untuk pejalan kaki maupun
dilalui kendaraan roda dua.

“Diharapkan keberadaan jembatan ini nantinya dapat memberikan kontribusi positif untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memperbaiki aksesibilitas, memperlancar mobilitas khususnya untuk mendukung aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, serta
mempercepat akses ke layanan publik seperti kesehatan maupun pendidikan yang lebih
efisien dan aman,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Salah satu perwakilan masyarakat Korong Tungka Lubuak Aro, Yestimarni mengungkapkan
rasa syukurnya atas dukungan dari Hutama Karya dan HKI yang akan membangun fasilitas
jembatan di wilayahnya.

“Jembatan ini adalah akses satu-satunya di wilayah kami untuk melakukan aktivitas namun
kondisinya sudah tidak layak digunakan dan cukup berbahaya untuk dilewati. Semoga
bantuan program TJSL ini dapat semakin memudahkan masyarakat untuk melakukan
aktivitas terutama dalam membawa hasil bumi untuk dijual,” ungkapnya.(*)

Editor : Tandri Eka Putra
#jembatan #PT Hutama Karya (Persero) #Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) #Hutama Karya Infrastruktur