Pembalap tim Pramac Ducati ini tampil konsisten sepanjang musim, membalikkan kritik setelah musim 2023 yang penuh dengan ketidakpastian.
Pada balapan terakhir musim ini, Martin hanya membutuhkan posisi finis yang aman untuk mengamankan gelar juara dunia.
Meskipun Francesco Bagnaia berhasil finis pertama, Martin memastikan podium ketiga, cukup untuk mempertahankan posisi teratas di klasemen akhir dengan total 508 poin, unggul 10 poin dari Bagnaia.
Jalannya Balapan
Balapan dimulai pukul 20:00 WIB, dengan Bagnaia langsung melesat ke posisi pertama setelah start dari pole position. Aleix Espargaro dan Marc Marquez berada di posisi dua dan tiga, sementara Jorge Martin memulai dari posisi keempat.
Tidak butuh waktu lama, Marquez berhasil menyalip Martin dan bertarung sengit dengan Bagnaia di lap-lap awal.
Sepanjang balapan, Bagnaia mempertahankan posisinya di depan meskipun mendapat tekanan dari Marquez. Martin, yang sempat tertinggal cukup jauh dari duo terdepan, tetap menjaga ritme balapannya untuk mengamankan posisi ketiga.
Hingga garis finis, Bagnaia berhasil finis pertama, disusul oleh Marquez. Namun, dengan perolehan poin yang sudah cukup besar sebelumnya, Martin tetap dinobatkan sebagai juara dunia MotoGP 2024.
Kemenangan ini menjadi gelar dunia pertama bagi Jorge Martin. Sebagai selebrasi, Martin menggunakan tagar #MART1NATOR, simbol kejayaannya di musim ini.
Musim 2024 menjadi bukti konsistensi Martin. Dia tampil impresif dengan beberapa kemenangan penting dan hasil podium yang stabil, mengungguli nama-nama besar seperti Francesco Bagnaia dan Marc Marquez.
Meskipun Bagnaia memberikan perlawanan sengit hingga akhir, Martin mampu mempertahankan keunggulan poin berkat strateginya yang matang. (*)
Editor : Adetio Purtama