UEFA menetapkan bahwa Crystal Palace, juara Piala FA musim lalu, melanggar aturan kepemilikan ganda klub.
Badan sepak bola Eropa itu menyebut bahwa sejak 1 Maret 2025, pengusaha asal Amerika Serikat, John Textor, memiliki kendali atau pengaruh atas dua klub: Crystal Palace dan Olympique Lyonnais.
Berdasarkan regulasi UEFA, dua klub yang dimiliki atau dipengaruhi oleh entitas yang sama tidak diperbolehkan tampil dalam kompetisi Eropa yang sama pada musim yang sama.
Karena posisi klasemen yang lebih tinggi di liga domestik, Lyon diputuskan tetap berlaga di Liga Europa.
Sementara itu, Crystal Palace dialihkan ke kompetisi tingkat ketiga Eropa, UEFA Conference League.
Dalam keterangannya, CAS menyatakan telah menerima banding resmi dari pihak Crystal Palace dan akan mengeluarkan keputusan paling lambat pada 11 Agustus 2025.
Klub asal London itu berupaya mendapatkan kembali tempatnya di Liga Europa musim ini, menggantikan Lyon atau Nottingham Forest yang finis di posisi ketujuh Liga Inggris.
Diketahui, John Textor telah menyepakati penjualan sahamnya di Crystal Palace kepada pemilik New York Jets, Woody Johnson. Namun, langkah tersebut dianggap terlalu terlambat untuk memengaruhi keputusan UEFA.
Jika banding Crystal Palace ditolak, maka Nottingham Forest dipastikan akan mengambil alih slot Liga Europa musim 2025/2026.
Sementara itu, undian babak play-off UEFA Conference League yang awalnya mencantumkan nama Nottingham Forest akan berlangsung pada 4 Agustus. Dua leg pertandingan babak tersebut dijadwalkan pada 21 dan 28 Agustus 2025.(*)
Editor : Heri Sugiarto