Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sejak 1930, Hanya Tiga Negara di Luar Eropa dan Amerika Selatan Tembus Semifinal Piala Dunia

Hendra Efison • Minggu, 12 Juli 2026 | 16:08 WIB
Sejak Piala Dunia pertama pada 1930, semifinal hampir selalu didominasi Eropa (UEFA) dan Amerika Selatan (CONMEBOL). Hanya tiga kali ada tim dari luar dua konfederasi tersebut yang mampu menembus empat besar. (ilustrasi AI)
Sejak Piala Dunia pertama pada 1930, semifinal hampir selalu didominasi Eropa (UEFA) dan Amerika Selatan (CONMEBOL). Hanya tiga kali ada tim dari luar dua konfederasi tersebut yang mampu menembus empat besar. (ilustrasi AI)

PADEK.JAWAPOS.COM – Semifinal Piala Dunia 2026 kembali memperlihatkan dominasi negara-negara Eropa dan Amerika Selatan. Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina menjadi empat tim yang berhasil mengamankan tiket ke babak empat besar.

Komposisi tersebut melanjutkan tren yang sudah berlangsung hampir satu abad sejak Piala Dunia pertama digelar pada 1930. Sepanjang sejarah turnamen, hanya tiga negara dari luar Eropa dan Amerika Selatan yang pernah menembus semifinal.

Ketiga negara tersebut adalah Amerika Serikat pada Piala Dunia 1930, Korea Selatan pada 2002, dan Maroko pada 2022. Selebihnya, seluruh semifinal selalu diisi negara-negara dari dua kawasan yang selama ini mendominasi sepak bola dunia.

Data sejarah menunjukkan Eropa menjadi konfederasi dengan jumlah penampilan semifinal terbanyak. Negara-negara anggota UEFA secara konsisten mengirim wakil ke empat besar hampir di setiap edisi Piala Dunia, sementara Amerika Selatan terus menjadi pesaing utama melalui Argentina, Brasil, Uruguay, serta beberapa kali Paraguay dan Cile.

Tiga Negara yang Mematahkan Dominasi

Amerika Serikat menjadi negara pertama dari luar Eropa dan Amerika Selatan yang berhasil mencapai semifinal. Prestasi itu diraih pada Piala Dunia edisi perdana tahun 1930 di Uruguay. Namun, pencapaian tersebut tidak mampu diulang negara-negara CONCACAF lainnya selama puluhan tahun berikutnya.

Rekor berikutnya baru tercipta pada Piala Dunia 2002 ketika Korea Selatan mencatat sejarah sebagai negara Asia pertama yang lolos ke semifinal. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Taeguk Warriors mencuri perhatian dunia setelah menyingkirkan Italia dan Spanyol sebelum langkahnya terhenti di empat besar.

Dua puluh tahun kemudian, giliran Maroko mengukir sejarah. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Singa Atlas menjadi negara Afrika pertama yang berhasil mencapai semifinal setelah menyingkirkan Spanyol dan Portugal.

Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting bagi sepak bola Afrika sekaligus mematahkan dominasi panjang Eropa dan Amerika Selatan.

Hingga kini, hanya tiga negara tersebut yang berhasil menembus semifinal dari luar dua konfederasi terbesar dunia. Fakta itu menunjukkan betapa sulitnya negara-negara dari kawasan lain bersaing hingga fase akhir Piala Dunia.

Format Baru Belum Ubah Peta Persaingan

Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara. Penambahan jumlah peserta sempat memunculkan optimisme bahwa peluang wakil Asia, Afrika, maupun Amerika Utara untuk melangkah lebih jauh akan semakin terbuka.

Namun, hasil turnamen justru memperlihatkan pola yang tidak banyak berubah. Tidak ada satu pun wakil Asia, Afrika, maupun Amerika Utara yang berhasil mencapai semifinal.

Empat besar kembali diisi oleh tiga negara Eropa, yakni Prancis, Spanyol, dan Inggris, serta Argentina sebagai satu-satunya wakil Amerika Selatan. Komposisi tersebut kembali menegaskan dominasi dua kawasan yang telah menjadi kekuatan utama sepak bola dunia selama hampir satu abad.

Bagi Asia, kegagalan menembus semifinal memperpanjang penantian sejak pencapaian Korea Selatan pada 2002. Afrika juga belum mampu mengulang keberhasilan Maroko pada 2022, sementara Amerika Utara masih menunggu tim yang bisa menyamai prestasi Amerika Serikat pada 1930.

Dengan demikian, hingga Piala Dunia 2026, sejarah belum berubah. Semifinal Piala Dunia masih menjadi panggung yang didominasi negara-negara Eropa dan Amerika Selatan, sementara negara dari konfederasi lain masih berjuang mematahkan tradisi yang telah bertahan selama 96 tahun.(*)

Editor : Hendra Efison
Semifinal Piala Dunia Eropa Piala Dunia Argentina semifinal Sejarah Piala Dunia piala dunia 2026