Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ajak Petani Budidaya Terong Ungu

Yoni Syafrizal • Selasa, 16 Juli 2024 | 09:39 WIB

PANGAN: Petugas BPP Ranah Ampek Hulu Tapan, saat melakukan panen terong ungu di pekarangan kantor BPP setempat, baru-baru ini.(DOK DINAS PERTANIAN PESSEL FOR PADEK)
PANGAN: Petugas BPP Ranah Ampek Hulu Tapan, saat melakukan panen terong ungu di pekarangan kantor BPP setempat, baru-baru ini.(DOK DINAS PERTANIAN PESSEL FOR PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) diajak membudidayakan tanaman terong ungu. Selain bernilai ekonomis, mengkonsumsi terong ungu juga baik bagi kesehatan.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Pessel, Yeni Gusti mengatakan, banyak keuntungan yang akan diperoleh petani dalam membudidayakan tanaman terong ungu. Di antaranya tidak membutuhkan biaya produksi yang tinggi dengan masa panen yang relatif singkat.

Menurutnya, terong ungu tersebut biasanya sudah bisa dipanen di usia tiga bulan. Sedangkan masa produksinya atau masa panennya itu bisa mencapai enam bulan bahkan lebih sejak mulai berbuah. “Membudidayakan terong ungu tidak membutuhkan biaya produksi yang tinggi, serta juga sudah bisa dipanen di usia tiga bulan, sehingga sangatlah menguntungkan secara ekonomi,” kata Yeni, kemarin.

Tak kalah penting imbuhnya, terong ungu juga memiliki berbagai manfaat yang menyehatkan. Salah satunya dapat menstabilkan tekanan darah dengan mengembangkan kadar natrium dalam tubuh. “Dari segi kesehatan, mengkonsumsi terong dan makanan tinggi kalium ini karena bisa membantu menjaga tekanan darah tetap normal,” sebutnya.

Mengingat banyak manfaat dan keuntungan yang bisa diperoleh, pihaknya mengajak petani di Pessel agar membudidayakan tanaman bernama latin solanum melongena ini. 
Pihaknya sendiri, aku Yeni, juga telah mengembangkan tanaman ini di Demplot Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Bahkan saat ini sudah memasuki masa panen.

“Karena terong ungu memiliki nilai ekonomi serta juga banyak manfaat di segi kesehatan, sehingga kita mendorong masyarakat petani untuk mengembangkan tanaman ini. Upaya itu telah kita awali melalui pengembangannya sebagaimana dilakukan oleh BBP Ranah Ampek Hulu Tapan, yang saat ini sudah dilakukan pemanenannya,” kata Yeni. Petani tambah Yeni, juga bisa belajar untuk cara menanam dan memanen terong ungu agar masa produksinya bisa lama atau maksimal bersama penyuluh pertanian. (yon)

Editor : Novitri Selvia
#Ranah Ampek Hulu Tapan #Dinas Pertanian Pessel #terong ungu