Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Banjir Lumpuhkan Jalan Bangko-Kerinci, Jalur Dialihkan Lewat Padang

Heri Sugiarto • Sabtu, 23 Maret 2024 | 15:42 WIB
Banjir setinggi 1,5 meter memutus jalan nasional penghubung Kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci. (Foto: Jambi Ekspres)
Banjir setinggi 1,5 meter memutus jalan nasional penghubung Kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci. (Foto: Jambi Ekspres)
PADEK.JAWAPOS.COM-
Banjir setinggi 1,5 meter memutus jalan nasional penghubung Kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, mengakibatkan lumpuhnya arus lalu lintas di jalur tersebut.

Polres Merangin mengumumkan pengalihan sementara jalur Bangko-Kerinci melalui Padang, Sumatera Barat. Pengumuman ini diunggah di akun Instagram resmi @humaspolresmerangin pada Sabtu (23/3/2024).

Informasi yang dihimpun Jambi Ekspres, Banjir melanda Desa Tanjung Mudo hingga Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin. Kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas.

"Jalan penghubung antara Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin mengalami putus total dan tidak bisa dilewati kendaraan karena di Desa Tanjung Mudo dan Desa Bungo Tanjung ketinggian air sudah mencapai 100-150 cm," kata Kapolsek Sungai Manau, Iptu Muhammad Yusuf saat dikonfirmasi, Sabtu (23/3/2024).

Banjir ini diakibatkan oleh curah hujan tinggi dan kiriman air dari wilayah Kerinci. Ditambah lagi, tersumbatnya aliran sungai di wilayah Sungai Manau memperparah situasi.

Banjir mulai menggenangi pemukiman warga sejak pukul 05.10 WIB pagi, di dua kecamatan di Merangin, yaitu Kecamatan Sungai Manau dan Pangkalan Jambu.

"Ketinggian air di pemukiman warga mulai dari 80-100 cm," ujar Yusuf.

Akibatnya, 9 desa dari 2 kecamatan di Merangin terendam banjir. 2 desa di Sungai Manau, yaitu Desa Sungai Nilau dan Desa Bukit Batu, dan 7 desa di Pangkalan Jambu, yaitu Desa Tanjung Mudo, Bungo Tanjung, Sungai Jering, Tiga Alur, Bukit Perentak, dan Desa Baru Pangkalan Jambu.

Pengalihan arus lalu lintas melalui Padang, Sumatera Barat, diberlakukan untuk sementara waktu hingga situasi kembali normal. "Petugas di lapangan terus melakukan monitoring dan pengaturan lalu lintas," katanya.

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir susulan, serta mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang.(je)

Editor : Heri Sugiarto
#jalan nasional #Banjir Bangko Kerinci #Jalan Bangko Kerinci #jalan putus #padang #pengalihan lalulintas