Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Teras Kopi Pak Datuak di Jantung Solok Selatan, Tempat Nongkrong dan Edukasi Bernuansa Alam

Arditono Padek • Selasa, 15 April 2025 | 14:00 WIB

MAGNET BAGI PECINTA KOPI: Salah seorang karyawan Teras Kopi Pak Datuak sedang menyeduh kopi siap saji untuk pengunjung, kemarin.(ARDI/PADEK)
MAGNET BAGI PECINTA KOPI: Salah seorang karyawan Teras Kopi Pak Datuak sedang menyeduh kopi siap saji untuk pengunjung, kemarin.(ARDI/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Meski musim Liburan telah berlalu, pesona Teras Kopi Pak Datuak seolah tak pernah surut. Berlokasi strategis di Simpang Tambang, Padangaro, Nagari Lubukgadang, Kecamatan Sangir, tempat ini tetap menjadi magnet bagi pecinta kopi dan penikmat suasana santai di Kabupaten Solok Selatan.

Dengan konsep kafe terbuka yang menyatu dengan panorama alam, Teras Kopi Pak Datuak tak sekadar menyuguhkan minuman nikmat seperti Kopi Sangir, Kopi Tubruk, Arabika, Jasmine Green Tea, dan White Tea, tetapi juga menghadirkan pengalaman bersantai yang hangat dan menyegarkan pikiran.

Beragam menu makan dan minum yang disajikan bagi setiap pengunjung yang datang. Menariknya, tempat ini tak hanya populer di kalangan anak muda. Para orang tua, komunitas, kerap menjadikan Teras Kopi sebagai lokasi berkumpul, berdiskusi, hingga tempat bertukar ide kreatif. Begitulah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terjadi di Teras Kopi Pak Datuak.

“Kami bersyukur, di tengah maraknya usaha kuliner lokal, Teras Kopi Pak Datuak masih dipercaya menjadi ruang pertemuan lintas generasi,” ujar Attila Majidi Datuak Sibungsu, pendiri sekaligus pemilik tempat ini, kemarin.

Sejak berdiri pada 2018, Teras Kopi Pak Datuak memang tak hanya mengusung konsep kafe semata. Tempat ini juga menjadi bagian dari gerakan agripreneur milenial yang digagas Pak Datuak. Melalui edukasi dan pendampingan, ia turut membina petani lokal dalam mengembangkan komoditas kopi berkualitas tinggi khas Solok Selatan.

Teras Kopi Pak Datuak ini multifungsi, selain menyediakan minuman dan makanan. Juga tempat pengolahan kopi dan tempat edukasi kopi dengan petani dan pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Sumbar, bahkan dari Kementerian Pertanian.

“Setiap cangkir kopi yang disajikan punya cerita panjang. Dari kebun kebun dulu, proses pengolahan, hingga diolah barista menjadi rasa yang tak terlupakan. Di sinilah kami ingin memberi nilai lebih, bukan hanya rasa, tapi juga pemahaman tentang kopi dan ekonomi petani,” tambah Pak Datuak.

Teras Kopi juga menawarkan fasilitas penunjang kenyamanan, seperti akses Wi-Fi gratis, area parkir cukup luas. Tak heran, banyak pengunjung betah berlama-lama di tempat ini, jauh dari kebisingan, dekat dengan ketenangan.

Lebih dari sekadar tempat ngopi, Teras Kopi Pak Datuak telah tumbuh menjadi ikon nongkrong, pusat edukasi kopi, serta destinasi wisata kuliner yang tak boleh dilewatkan di Solok Selatan. “Jika Anda mencari tempat yang memadukan rasa, suasana, dan inspirasi. Teras Kopi Pak Datuak adalah jawabannya,” ujarnya.

Teras Kopi Pak Datuak ini sebut Attila, juga sebagai tempat magang mahasiswa. Intinya di kampus mereka hanya belajar teori saja, akan tetapi disini diajarkan jiwa enterpreneur atau wirausaha.

Di teras Kopi ini, mahasiswa Magang diajarkan hulu hilir kopi, mulai dari proses penyiapan lahan, penyediaan bibit, penanaman, perawatan, panen, pengolahan pasca panen, pemasaran, hingga kopi dinikmati sampai di bibir. Mereka memahami dan belajar langsung tentang kopi itu sebenarnya.

“Jadi buka tempat nongkrong semata, tapi lebih ke edukasi atau pembelajaran berbagai kalangan. Dari petani, mahasiswa, hingga pihak dinas pertanian dan pihak Kementerian berkunjung ke teras Kopi Pak Datuak ini,” tuturnya. (tno)

Editor : Novitri Selvia
#tempat nongkrong #Nagari Lubukgadang #Teras Kopi Pak Datuak #Padangaro