Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

OKI Kecam Pasukan Israel yang Halangi Warga Palestina Shalat di Masjid Al-Aqsa

Heri Sugiarto • Sabtu, 6 April 2024 | 06:01 WIB
Meskipun ada pembatasan yang dilakukan pasukan Israel, sekitar 120.000 jamaah melaksanakan shalat Jumat terakhir di bulan Ramadan 2024 di Masjid Al-Aqsa. (Foto: Jordan News Agency)
Meskipun ada pembatasan yang dilakukan pasukan Israel, sekitar 120.000 jamaah melaksanakan shalat Jumat terakhir di bulan Ramadan 2024 di Masjid Al-Aqsa. (Foto: Jordan News Agency)
PADEK.JAWAPOS.COM-
Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengecam keras tindakan pasukan Israel yang menghalangi ribuan warga Palestina memasuki Masjid Al-Aqsa pada hari Jumat (5/4/2024).

OKI juga mengecam serangan terang-terangan pasukan Israel terhadap jamaah di Masjid Al-Aqsa, dengan menembakkan gas air mata di dalam halaman masjid.

Serangan tersebut mengakibatkan ratusan orang terluka dan ditangkap. Tindakan ini merupakan pelanggaran terhadap semua norma internasional, hukum, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Kantor Berita Jordan sebagaimana dilansir Arab News, melaporkan bahwa pasukan Israel menghalangi ribuan warga Palestina dari Tepi Barat memasuki kota Jerusalem yang diduduki untuk shalat di Masjid Al-Aqsa, pada Jumat terakhir bulan Ramadan tahun ini.

Para tentara Israel memberlakukan pembatasan terhadap masuknya jamaah ke Masjid Al-Aqsa. Mereka memeriksa identitas para pemuda di pintu masuk kota dan pintu masjid serta mencegah sejumlah orang untuk masuk.

Mereka juga menolak puluhan orang tua yang sedang dalam perjalanan ke masjid di pos pemeriksaan Qalandiya dan Betlehem, dengan mengatakan tidak memiliki izin yang diperlukan.

Bentrokan pecah di daerah Bab Al-Asbat antara tentara Israel dan warga Palestina yang sedang dalam perjalanan untuk shalat. Setidaknya tiga orang pria, yang namanya belum diungkapkan, ditangkap.

Sementara itu, pasukan Israel menembakkan gas air mata ke kerumunan ribuan jamaah di masjid setelah shalat subuh. Setidaknya lima pria ditangkap.

Polisi Israel mengatakan 3.600 petugas dikerahkan di Jerusalem Timur pada hari Jumat di tengah perkiraan bahwa puluhan ribu orang akan pergi ke Masjid Al-Aqsa untuk shalat pada Jumat terakhir bulan suci Ramadan.

OKI menyerukan komunitas internasional untuk memenuhi tanggung jawabnya dengan mendesak Israel menghentikan semua pelanggaran berulang terhadap kebebasan beribadah dan kesucian tempat suci di Jerusalem yang diduduki. OKI juga menekankan pentingnya menjaga status historis dan hukum yang ada di Masjid Al-Aqsa yang mulia.

Selain itu, OKI menegaskan kembali perlunya untuk sepenuhnya menerapkan semua resolusi PBB untuk mengakhiri agresi Israel yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina, dan memastikan akses bantuan kemanusiaan ke semua wilayah Jalur Gaza.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Israel #tepi barat #Masjid Al-Aqsa #ramadan #Organisasi Kerjasama Islam (OKI) #palestina #Shalat Jumat