Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pendampingan Perkuatan Dinding Rumah Jahit Maharani Hijab di Simpang Koto Tingga: Menuju Produksi Lebih Aman dan Berkualitas

Tandri Eka Putra • Selasa, 1 Juli 2025 | 20:05 WIB
Tim Pendampingan Perkuatan Dinding Rumah Jahit Maharani Hijab di Simpang Koto Tingga
Tim Pendampingan Perkuatan Dinding Rumah Jahit Maharani Hijab di Simpang Koto Tingga

 

PADEK.JAWAPOS.COM-Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maharani Hijab di Simpang Koto Tingga, Kota Padang mendapat dukungan teknis untuk meningkatkan kapasitas produksi. Dukungan diberikan akademisi Politeknik Negeri Padang, melalui kegiatan pendampingan struktural terhadap bangunan produksinya.

“Struktur bangunan yang tidak dilengkapi pengaku vertikal dan horizontal dapat menyebabkan keruntuhan lokal, terutama saat terjadi gempa atau getaran akibat mesin produksi” jelas Winda Fitria, Ketua tim pendamping Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang

Tim pendamping terdiri dari kalangan profesional Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang yang diketuai oleh Winda Fitria, S.S.T., M.T dan beranggotakan Dr. Elvi Roza Syofyan, S.T., MPSDA, Lidiya Annisa, M.T., Messa Revolis, S.T., M.T., dan Sicilia Afriyani, S.T., M.Sc.

Ditambahkan Winda menurut Tim dengan penambahan kolom dan balok praktis di tengah bentang, distribusi beban menjadi lebih merata dan risiko kegagalan struktur dapat diminimalkan,

Fokus utama pendampingan ini adalah pada penguatan struktur dinding ruangan berukuran 6 x 6 meter, yang sebelumnya sudah dibangun tanpa kolom praktis dan balok praktis mengakibatkan dinding melendut dan rentan rubuh.

Tim, sebut Winda memberikan edukasi tentang pentingnya elemen struktural sekunder seperti kolom praktis dan balok praktis, terutama dalam konstruksi bangunan tahan gempa.

"Hal ini sangat penting untuk wilayah dengan potensi aktivitas seismik seperti di Sumatera Barat," jelasnya

Pemilik usaha Maharani Hijab, Elsa Maharani S.K.M, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dan solusi yang diberikan.

“Kami merasa sangat terbantu dengan pendampingan ini. Selama ini kami hanya fokus pada produksi, tanpa memahami pentingnya kekuatan struktur bangunan," sebutnya

Pihaknya jadi lebih paham, setelah dijelaskan tentang fungsi kolom dan balok praktis membuat ruang kerja yang aman dan tahan gempa. "Terima kasih banyak atas ilmunya," ungkapnya.

Tak hanya aspek teknis, pendampingan ini juga diarahkan agar bangunan memenuhi syarat dalam regulasi bangunan sederhana yang berlaku, seperti SNI 2847 dan pedoman teknis bangunan tahan gempa untuk rumah tinggal.

Selain meningkatkan keselamatan struktural, kegiatan ini juga membangkitkan kepercayaan diri pelaku UMKM untuk terus berkembang secara berkelanjutan. (*)

Editor : Tandri Eka Putra
#hijab #produksi #Politeknik Negeri Padang #bangunan #umkm