Di antara sorak penonton dan dentuman musik, pandangannya tertuju pada belasan anak kecil yang memegang papan seluncur dengan semangat membara.
Anak-anak itu, sebagian masih berseragam olahraga, tampak berlatih dengan gesit di lintasan bagian utara arena. Fadly tersenyum, lalu mendekat. “Wah, ini luar biasa sekali,” ujarnya sambil menyalami satu per satu skaters cilik yang terlihat antusias.
Salah satunya, Zael, bocah berusia 10 tahun asal Padang, memperkenalkan diri dengan malu-malu. “Saya Zael dari Padang,” katanya. Ia bercerita mulai tertarik bermain skateboard sejak setahun lalu berkat dukungan orang tuanya.
“Mamanya bisa main skateboard?” tanya Fadly sambil tersenyum. Zael menggeleng, disambut tawa kecil di sekelilingnya. Di matanya terpancar semangat yang sama seperti anak-anak lain yang datang dari berbagai daerah. Ada yang dari Medan, Kepulauan Riau, bahkan Jakarta.
“Banyak dari Medan juga ternyata,” ujar Fadly ketika tahu beberapa peserta datang jauh-jauh demi ikut berlaga di Padang Skateland. Ia mengaku bangga dengan keberanian dan dedikasi para skaters cilik itu.
“Kompetisi ini menciptakan ruang bagi anak-anak kita. Yang terpenting, mereka mendapat kapasitas dan pengalaman lebih,” katanya. Fadly berharap bibit unggul skateboard di Padang terus berkembang hingga bisa tampil di panggung internasional.
Ketua Komunitas Indonesia Skateboard (KIS) Sumatera Barat, Harry Algamar, menyebutkan bahwa skatepark Padang termasuk salah satu yang terbaik di Indonesia.
Dari sepuluh skatepark terbaik nasional, tiga di antaranya berada di Sumatera Barat — Padang, Payakumbuh, dan Padangpanjang.
“Event Padang Skateland 2025 ini diikuti lebih dari 75 peserta dari berbagai daerah, termasuk Malaysia. Selain ajang kompetisi, ini juga wadah silaturahmi dan unjuk bakat bagi para skateboarder muda,” ujar Harry.
Sore itu, deru roda papan seluncur berpadu dengan suara ombak Pantai Padang. Di tengah arena, tawa anak-anak yang menantang lintasan menjadi bukti: semangat olahraga ekstrem bisa tumbuh sejak dini — dan kini, Padang menjadi saksi lahirnya generasi baru di dunia skateboard Indonesia.(*)
Editor : Hendra Efison