Pemko Pariaman Perkuat Pemantauan Harga dan Siapkan Operasi Pasar Murah Jelang Ramadhan 2026
Hendra Efison• Kamis, 22 Januari 2026 | 21:00 WIB
HLM TPID Sumbar 2026 membahas pengendalian harga pangan pascabencana dan persiapan Ramadan-Idul Fitri, dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi (kiri). HLM TPID Sumatera Barat 2026 digelar di Kantor BI Sumbar, Kamis (22/1/2026), membahas pengendalian inflasi pangan pascabencana jelang Ramadhan dan Idul Fitri.
PADEK.JAWAPOS.COM—Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 di Aula Anggun Nan Tongga Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Kamis (22/1/2026).
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, HLM TPID Triwulan I 2026 mengusung tema sinergi pengendalian harga pangan pascabencana serta persiapan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.
“Sumatera Barat menghadapi dampak kerusakan lahan pertanian, peternakan, perikanan, serta infrastruktur irigasi dan jalan akibat bencana alam. Kondisi ini memengaruhi pasokan pangan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri,” kata Mahyeldi.
Ia menegaskan perlunya penguatan koordinasi TPID provinsi dengan TPID kabupaten/kota untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan.
Mahyeldi memaparkan, berdasarkan data tiga tahun terakhir, komoditas yang kerap memicu inflasi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri meliputi beras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, dan telur ayam ras.
“Pemerintah kabupaten/kota diminta memetakan ketersediaan dan kebutuhan pangan strategis serta menyusun rencana aksi guna mencegah lonjakan harga dan praktik penimbunan,” ujarnya.
Usai kegiatan, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi menyatakan Pemerintah Kota Pariaman akan memperkuat pemantauan harga di pasar rakyat serta merencanakan operasi pasar murah secara berkala menjelang Ramadan 2026.
“Sinergi adalah kunci. Kota Pariaman berkomitmen menjalankan arahan TPID Provinsi agar gejolak harga pangan pascabencana dapat ditekan,” ujar Mulyadi.
Ia berharap hasil HLM TPID mampu menjaga inflasi di Sumatera Barat, khususnya Kota Pariaman, tetap sesuai sasaran di tengah pemulihan pascabencana.(*)