Sejumlah negara di Asia, Eropa, hingga Afrika muncul sebagai destinasi unggulan yang memadukan keindahan, budaya, dan keunikan lokal.
Berikut delapan destinasi wisata internasional 2025 yang layak dikunjungi:
Jepang
Menurut Mastercard Economics Institute, Jepang menempati posisi teratas dalam tren pariwisata dunia. Dua kota utama, Tokyo dan Osaka, menjadi magnet wisatawan internasional. Tokyo memadukan modernitas futuristik dan tradisi klasik, sementara Osaka dikenal sebagai surga kuliner dengan kawasan Dotonbori yang ikonik.
Nha Trang, Vietnam
Dikutip dari CNBC, Nha Trang menjadi bintang baru Asia Tenggara dengan pertumbuhan wisatawan tercepat. Kota pantai ini menawarkan air laut jernih, garis pantai panjang, dan aktivitas laut seperti snorkeling dan diving, serta kuliner laut segar di pasar malamnya.
Sri Lanka
Laporan Luxury Lifestyle Magazine menempatkan Sri Lanka sebagai destinasi favorit bagi pencinta budaya dan alam. Dari Benteng Galle yang bersejarah, perbukitan teh Ella, hingga Taman Nasional Yala, wisatawan bisa menikmati kekayaan budaya dan keindahan alam dalam satu negara.
Laos
Negeri di jantung Asia Tenggara ini menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menjauh dari hiruk pikuk. Sungai Mekong mengalir di antara desa tradisional dan pegunungan, sementara Luang Prabang—kota warisan dunia UNESCO—menawarkan biara Buddha kuno dan pasar malam yang eksotis.
Marrakesh, Maroko
Menurut Travel Market Report, Marrakesh tetap menjadi magnet wisata budaya dunia. Kota ini menyajikan labirin pasar tua (souk), istana megah, dan gurun Sahara yang mudah dijangkau. Alun-alun Jemaa el-Fnaa menjadi pusat kuliner dan hiburan khas Maroko.
Girona, Spanyol
Kota di wilayah Catalonia ini menawarkan suasana damai dengan dinding abad pertengahan dan jalanan berbatu. Menurut Expedia Magazine, Girona cocok untuk wisatawan pencinta sejarah dan kuliner. Banyak restoran lokal yang memadukan cita rasa tradisional dan modern khas Spanyol.
Reims, Prancis
Terletak di jantung wilayah Champagne, Reims terkenal sebagai tempat penobatan raja-raja Prancis. Kini, kota ini menjadi destinasi bagi pencinta wisata anggur dan budaya Eropa klasik, lengkap dengan Katedral Notre-Dame de Reims dan tur ke rumah-rumah pembuat sampanye dunia.
Ghana
Negara di Afrika Barat ini mulai naik daun sebagai destinasi wisata budaya dan sejarah. Wisatawan dapat mengunjungi Cape Coast Castle, situs penting perdagangan trans-Atlantik, serta festival Akwasidae di Kumasi yang menampilkan musik dan tarian khas suku Ashanti.
Laporan pariwisata global mencatat, wisatawan 2025 lebih memilih perjalanan berkelanjutan dan bermakna. Mereka mencari destinasi yang indah sekaligus kaya nilai budaya dan kedalaman pengalaman.
Tren ini menunjukkan bahwa pesona sejati pariwisata tidak hanya tentang kemewahan, tetapi tentang hubungan manusia dengan alam dan budaya lokal—membawa Laos, Sri Lanka, dan Ghana ke puncak daftar favorit wisata dunia.(CC5)
Editor : Hendra Efison