Pantauan di TPI Air Bangis pada Senin (29/12/2025) menunjukkan aktivitas bongkar muat ikan masih berlangsung, namun jumlah tangkapan nelayan menurun sehingga pasokan ikan di pelelangan terbatas.
Beberapa jenis ikan yang mengalami kenaikan harga antara lain ikan tongkol dari Rp25.000 menjadi Rp32.000 per kilogram.
Ikan sisiak naik dari Rp40.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, sementara ikan tenggiri dari Rp77.000 menjadi Rp82.000 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada ikan dencis yang sebelumnya Rp40.000 per kilogram menjadi Rp45.000 per kilogram.
Pedagang ikan di TPI Air Bangis, Nofriyandi (37), mengatakan kenaikan harga telah terjadi sejak sekitar dua pekan terakhir.
“Beberapa minggu ini ombak sering besar dan angin kencang. Nelayan yang pergi melaut berkurang, jadi ikan yang masuk ke TPI juga sedikit,” ujar Nofriyandi.
Ia menjelaskan kondisi perairan diperkirakan akan segera memasuki fase bulan terang yang biasanya berdampak pada semakin berkurangnya hasil tangkapan nelayan.
“Kalau sudah bulan terang, biasanya ikan yang masuk ke TPI makin sedikit. Perkiraannya sekitar seminggu lagi,” katanya.
Selain faktor cuaca, permintaan dari luar daerah turut memengaruhi kenaikan harga ikan di Air Bangis.
“Air Bangis ini pusat ikan, jadi sebagian hasil tangkapan juga dikirim ke luar kota,” ujar Nofriyandi.
Pedagang lainnya, Yuyun Iskandar (31), menyebut hasil tangkapan nelayan belakangan tidak menentu dan kerap jauh di bawah jumlah normal.
“Kadang ikan masuk cuma separuh dari hari biasa. Kalau barang sedikit sementara pembeli tetap ramai, harga otomatis naik,” kata Yuyun.
Ia menambahkan pedagang berusaha menyesuaikan harga dengan kenaikan berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000 per kilogram agar tidak memberatkan pembeli.
Para pedagang berharap kondisi cuaca membaik agar aktivitas melaut tetap berjalan dan ketersediaan ikan di TPI Air Bangis dapat terjaga. (CR6)
Editor : Hendra Efison