Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hari Kedua Wisuda ke-10 Universitas Perintis Indonesia: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Tantangan di Dunia Kerja

Fadli Zikri • Selasa, 11 November 2025 | 21:54 WIB

Suasana Hari Kedua Wisuda Universitas Perintis Indonesia di Pangeran Beach Hotel, Padang, Selasa (11/11/2025).
Suasana Hari Kedua Wisuda Universitas Perintis Indonesia di Pangeran Beach Hotel, Padang, Selasa (11/11/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM—Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) menggelar Wisuda ke-10 Tahun Akademik 2024/2025 di Pangeran Beach Hotel Padang. Sebanyak 642 lulusan resmi dikukuhkan dalam dua sesi wisuda yang berlangsung selama dua hari.

Pada hari kedua, Selasa (11/11/2025), prosesi diikuti oleh 281 wisudawan Fakultas Farmasi dan 20 wisudawan Fakultas Ekonomi Bisnis dan Ilmu Sosial (FEBIS). Sehari sebelumnya, 341 lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan telah diwisuda.

Rektor Universitas Perintis Indonesia, Dr. Yaslina, M. Kep., Ns., Sp. Kep. Kom menjelaskan bahwa UPERTIS berdiri sejak lima tahun yang lalu merupakan penggabungan dari dua sekolah tinggi yaitu STIKes Perintis Padang dengan STIFI Perintis Padang.

Kedua sekolah tinggi ini merupakan di bawah naungan Yayasan Perintis Padang. Maka kemudian sejak 30 Juni 2020 kedua Sekolah Tinggi tersebut digabungkan dengan menambah satu Fakultas yaitu Fakultas Ekonomi Bisnis dan Ilmu Sosial (FEBIS).

"Universitas Perintis Indonesia telah menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tinggi dalam mencetak generasi unggul yang berintegritas dan inovatif. Kami bersyukur dengan berbagai prestasi yang telah diraih oleh civitas akdemika," ujar Dr Yaslina.

Rektor menekankan kepada para wisudawan/ti, wisuda ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tantangan baru di luar sana.

"Dunia kerja menanti saudara, dengan segala kompleksitas dan kompetisi yang semakin ketat. Namun, saya yakin, bekal ilmu pengetahuan keterampilan, dan nilai-nilai yang telah saudara dapatkan di Universitas Perintis Indonesia akan menjadi pondasi yang kuat bagi saudara untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan juga masa depan saudara," ungkapnya.

"Saya ingin memberikan beberapa pesan dan nasehat untuk perjalanan saudara kedepan yaitu jangan takut gagal, terus belajar dan beradaptasi, jaga integritas dan etika, berani mengambil risiko, dan yang terakhir jadilah pemimpin yang berdampak positif," ungkapnya.

Dalam upaya peningkatan mutu Universitas Perintis Indonesia menunjukkan sejumlah capaian signifikan. Saat ini UPERTIS telah meraih berbagai prestasi mahasiswa di antaranya lolos Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 bidang, 4 diantaranya lanjut ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang akan diselenggarakan di Makasar.

Peningkatan kualitas SDM menjadi fokus utama, dimana saat ini jumlah dosen UPERTIS sebanyak 119 orang. Sebanyak 16 orang di antaranya sudah pendidikan S3, kemudian 46 orang di antaranya sedang mengikuti studi lanjut S3 dengan pembiayaan yayasan sebanyak 31 orang dan 7 orang beasiswa dari pemerintah Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dan 10 orang biaya mandiri.

Selain itu, UPERTIS saat ini sudah menerima SK untuk prodi baru Profesi Bidan. Dalam upaya pengembangan pembentukan prodi baru saat ini sedang menunggu kunjungan untuk prodi baru yaitu S2 Farmasi, serta dalam proses dua prodi lagi yaitu dietisien dan kedokteran.

Di sisi lain, Ketua Yayasan Perintis Padang, Yohandes, SH, MH, mengingatkan kesuksesan tidak terlepas dari banyak pihak terutama Orang tua dan Keluarga.

"Untuk itu pada kesempatan kali ini saya menyampaikan terimakasih kepada Bapak/Ibu Orang tua atau wali wisudawan dan wisudawati yang telah memberikan kepercayaan dan menyerahkan putra dan putrinya kepada kami untuk mendapatkan bimbingan dan pendidikan hingga berhasil wisuda hari ini," jelasnya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah X, yang diwakili oleh Rahmi, SE, M.Si selaku Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah X menyampaikan ucapan selamat.

"Kalian adalah generasi perintis bukan hanya karena nama kampus kalian, tetapi karena kalian adalah generasi yang berani membuka jalan bukan sekedar mengikuti jalan yang sudah ada. Di dunia yang penuh perubahan orang yang bertahan bukanlah orang yang paling kuat tetapi orang yang mampu beradaptasi dan terus belajar," katanya.

Ia juga mengatakan apresiasi yang mendalam kepada Rektor, Dosen, dan seluruh staf yang terus menjaga kualitas Pendidikan Tinggi dengan semangat yang luar biasa.

"Dari sisi inovasi penelitian dan kewirausahaan UPERTIS telah mendapatkan pendanaan dari berbagai sumber termasuk hibah dari Kemdiktisaintek seperti hibah PKM 8 bidang, dan hibah penelitian melalui LLDIKTI Wilayah X, dan hibah mitra industri. Kami berharap Mahasiswa yang lolos Pimnas tadi mendapatkan hasil yang terbaik," pungkasnya.

Lebih lanjut, dari sisi kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat melalui Program Perintis Peduli mahasiswa dan dosen UPERTIS aktif terjun ke masyarakat, seperti membantu edukasi gizi ibu hamil, pelatihan digitalisasi UMKM, hingga kegiatan sosial di daerah bencana.

"Ini bukti bahwa mahasiswa UPERTIS bukan hanya cerdas di kelas tetapi juga berjiwa sosial dan empati yang tinggi," tuturnya.

Tentunya di balik capaian tersebut ada peran besar dari Yayasan yang terus menjaga arah perjalanan Universitas Perintis Indonesia agar tetap selaras dengan visi pendiri Yayasan. Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi yang berkarakter, berdaya saing, dan berkontribusi nyata untuk masyarakat.

"LLDIKTI Wilayah X menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang tulus. Dalam diam Bapak/Ibu menyalakan cahaya ilmu, mungkin jarang mendapat tepuk tangan tapi hasil kerja keras Bapak/Ibu terlihat di mata para wisudawan dan wisudawati hari ini. Setiap mahasiswa yang sukses adalah keberhasilan dari para pendidik, terima kasih telah menjadi penuntun bukan penguasa ilmu," tutupnya.(CR6)

Editor : Hendra Efison
#Universitas Perintis Indonesia #FEBIS #Wisuda UPERTIS 2025 #Fakultas Farmasi #Fakultas Ilmu Kesehatan