Prestasi tersebut datang dari cabang silat, sepatu roda, taekwondo, sepak bola, dan tenis lapangan. Pihak sekolah menyatakan capaian ini menunjukkan konsistensi mereka dalam pembinaan potensi non-akademik siswa.
Dari cabang silat, para siswa menampilkan teknik rapi dan disiplin latihan yang berbuah hasil membanggakan bagi sekolah.
Cabang sepatu roda juga mencatatkan podium berkat kecepatan dan keseimbangan para atlet cilik.
Prestasi serupa hadir dari cabang taekwondo dengan ketepatan teknik dan mental tanding yang kuat. Sementara tim sepak bola sekolah memperlihatkan kekompakan dan strategi permainan solid.
Cabang tenis lapangan turut menyumbang prestasi melalui permainan berteknik tinggi dan konsentrasi yang baik.
Kepala SDN 21 Payakumbuh, Amperawati, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyebut prestasi itu menjadi penutup positif libur semester sekaligus penyemangat menghadapi semester baru.
“Saya sangat bangga melihat anak-anak tetap aktif dan berprestasi meskipun sedang libur. Ini membuktikan bahwa mereka memiliki semangat juang dan mental juara,” ujarnya.
Guru SDN 21 Payakumbuh, Vivi Detika Hutria, menegaskan pentingnya makna prestasi bagi tumbuh kembang siswa.
“Prestasi adalah cara siswa mengenali dan mempercayai kemampuan dirinya sendiri. Dari situ tumbuh kepercayaan diri untuk mencoba tantangan yang lebih besar di masa depan,” katanya, Rabu (14/1/2026).
Memasuki semester baru, atmosfer kemenangan masih terasa di sekolah. Deretan medali menjadi pengingat bahwa masa libur dapat diisi dengan aktivitas produktif melalui dukungan orang tua, guru, dan sekolah.(cr7)
Editor : Hendra Efison