Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rayakan Idul Fitri dengan Penuh Makna: Hal yang Boleh dan tidak Boleh Dilakukan saat Kumpul Lebaran

Wanda Andita Putri • Jumat, 21 Maret 2025 | 14:29 WIB

Ilustrasi orang merayakan Lebaran.
Ilustrasi orang merayakan Lebaran.
PADEK.JAWAPOS.COM--Hari Raya Idul Fitri merupakan momen penuh kebahagiaan yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia.

Perayaan ini menandai berakhirnya bulan Ramadan, bulan penuh ibadah dan refleksi spiritual. 

Idul Fitri menjadi kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat, menikmati hidangan khas, serta mengungkapkan rasa syukur atas berkah yang telah diterima selama bulan suci Ramadan.

Menjalankan etika yang tepat saat Idul Fitri sangat penting agar perayaan berlangsung harmonis dan penuh rasa hormat.

Seperti yang dilandir dari laman Muslim Pro pada Jumat (21/3/2025), terdapat beberapa hal yang harus dan tidak harus dilakukan agar Idulfitri dapat dirayakan dengan penuh makna, berikut ulasannya.

Hak yang Harus Dilakukan saat Idul Fitri

1. Menghormati Tradisi Budaya

Meskipun ada ritual utama Idulfitri yang berlaku di seluruh dunia, setiap daerah memiliki kebiasaan dan tradisi yang unik. 

Oleh karena itu, penting untuk menghargai dan mengikuti tradisi setempat saat merayakan Idulfitri.

Misalnya, mengenakan pakaian khas daerah, menikmati hidangan tradisional, atau mengikuti kebiasaan unik di tempat kamu merayakan Idulfitri dapat menunjukkan rasa hormat terhadap budaya setempat dan memperkaya pengalaman perayaan.

2. Membawa Hadiah

Dengan memberikan hadiah, kamu tidak hanya menunjukkan rasa hormat kepada tuan rumah tetapi juga membantu menciptakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan yang menjadi ciri khas Idulfitri.

Baca Juga: 7 Pertanyaan yang Bisa Mengungkap Kepribadian Seseorang dengan Mendalam

3. Berpakaian Sopan

Kenakan pakaian yang sopan dan sesuai dengan budaya setempat. Misalnya, di Indonesia, banyak yang memilih mengenakan Batik atau Kebaya, sementara di Pakistan, Salwar Kameez dan Sherwani lebih umum dipakai. 

Di negara-negara Arab, pria biasanya mengenakan Thobe atau Dishdasha, sedangkan wanita memakai Abaya atau Jalabiya.

4. Memberi Salam dengan Ramah

Saat bertemu orang lain, ucapkan salam dengan penuh kehangatan, terutama kepada orang yang lebih tua. 

Setiap daerah memiliki ucapan khasnya sendiri, seperti “Selamat Hari Raya” atau “Maaf Lahir dan Batin” di Indonesia, serta “Eid Mubarak” yang umum digunakan di banyak negara Muslim.

5. Berpartisipasi dalam Perayaan

Tunjukkan antusiasme dengan mengikuti berbagai aktivitas Idulfitri, seperti melaksanakan salat Id, berkunjung ke sanak saudara, atau ikut serta dalam acara budaya dan permainan tradisional. 

Dengan berpartisipasi aktif, kamu ikut serta dalam menyemarakkan perayaan dan mempererat tali persaudaraan.

Hal yang Harus Dihindari saat Idul Fitri

1. Tidak Menyapa Sembarang Orang dengan Salam Fisik

Dalam Islam, terdapat batasan terkait interaksi fisik antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram. 

Oleh karena itu, sebaiknya hindari berjabat tangan atau salam fisik dengan orang yang bukan mahrammu, kecuali ada kebiasaan setempat yang memperbolehkannya dengan cara tertentu.

2. Datang dengan Tangan Kosong

Menghadiri undangan Idulfitri tanpa membawa hadiah kecil atau tanda terima kasih kepada tuan rumah dapat dianggap kurang sopan. 

Hadiah sederhana, seperti kue atau buah, sudah cukup untuk menunjukkan penghargaan atas keramahan mereka.

3. Lupa Mengucapkan Terima Kasih

Sebelum meninggalkan acara, luangkan waktu untuk mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah atas jamuannya. 

Ucapan sederhana ini dapat membuat mereka merasa dihargai dan semakin mempererat hubungan baik.

4. Membicarakan Hal Negatif

Hindari bergosip atau membicarakan hal-hal negatif yang dapat merusak suasana perayaan. Sebaliknya, ciptakan percakapan yang positif dan menyenangkan agar suasana tetap penuh kegembiraan.

5. Mengabaikan Batasan Pribadi

Hormati ruang pribadi orang lain dan hindari kontak fisik yang tidak perlu. Jika ingin berjabat tangan atau berpelukan, pastikan untuk meminta izin terlebih dahulu agar semua orang merasa nyaman dan dihormati.

6. Berkomentar yang tidak Pantas

Jangan membuat komentar yang dapat menyinggung orang lain, seperti mengkritik penampilan seseorang, kondisi rumah, atau membahas topik yang sensitif. 

Baca Juga: Pemerintah Targetkan 11 Peralatan Elektronik Hemat Energi pada 2030

Sikap bijak dalam berbicara dapat menjaga suasana tetap harmonis dan menyenangkan.

7. Berlebihan dalam Makan dan Minum

Nikmati hidangan yang disajikan dengan sewajarnya. Hindari makan atau minum secara berlebihan, dan tetap perhatikan orang lain yang mungkin memiliki batasan diet atau masih berpuasa karena berbagai alasan.

Editor : Adetio Purtama
#muslim #lebaran #hari raya #idul fitri