Informasi awal mengenai peristiwa itu beredar melalui video amatir yang diunggah di Facebook oleh akun Wiwi Indra. Kejadian tersebut menarik perhatian warga yang memadati lokasi.
Rekaman memperlihatkan petugas menurunkan pria tersebut menggunakan tandu dari atap masjid, sementara ambulans disiagakan untuk penanganan lanjutan.
Dalam video terdengar warga menyebut pria itu berusia lanjut dan mengalami cedera, namun belum ada keterangan resmi mengenai kondisi medisnya.
Unggahan lain di Facebook melalui akun Minang Badun Sanak menyebut identitas pria tersebut belum diketahui dan terdapat dugaan percobaan bunuh diri yang berhasil dicegah.
Disebutkan pula bahwa pria tersebut sempat terpeleset di atap masjid hingga mengalami luka di bagian kepala.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian maupun instansi terkait mengenai penyebab pria itu berada di atap masjid, identitas lengkap, ataupun kondisi kesehatannya.
Petugas Damkar Kota Solok memastikan pria tersebut telah dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Pihak berwenang masih menelusuri motif kejadian dan melakukan pengumpulan keterangan dari saksi, termasuk warga yang pertama kali melihat pria tersebut.
Polisi juga memeriksa sejumlah video yang beredar di media sosial untuk memastikan kronologi peristiwa.
Hingga Selasa pagi, identitas pria itu belum dapat dipastikan karena belum ada pihak keluarga yang memberikan keterangan.
Fasilitas kesehatan tempat pria tersebut dirawat juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi terbarunya.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait dugaan motif, dan menunggu keterangan resmi setelah pemeriksaan awal selesai dilakukan. Penyelidikan masih berlangsung.(dila Kartika/cr8)
Editor : Hendra Efison