PADEK.JAWAPOS.COM—Arus lalu lintas yang menghubungkan wilayah Solok dan Padang mengalami hambatan pada siang hari ini. Pihak kepolisian melaporkan adanya penurunan kecepatan laju kendaraan dari kedua arah akibat adanya kendala teknis pada sejumlah armada angkutan berat di perlintasan tersebut.
Berdasarkan hasil pengaturan dan pemantauan arus lalu lintas yang dilakukan di kawasan Batas Kota Solok-Padang pada Minggu (17/5/2026), sekitar pukul 12.30 WIB, volume kendaraan dilaporkan mulai tertahan. Kondisi ini memicu antrean yang memperpanjang waktu tempuh pengguna jalan.
Kasatlantas Polres Solok, Iptu Rido, mengonfirmasi terjadinya situasi tersebut. Menurut penjelasannya, laju kendaraan dari arah Padang menuju Solok maupun arah sebaliknya saat ini tidak dapat berjalan dengan kecepatan normal.
Baca Juga: Truk Rusak di Sitinjaulauik Padang, Jalur Padang-Solok Buka Tutup Sejak Pagi
"Dapat kami laporkan untuk arus lalin siang hari ini terjadi perlambatan arus baik yang datang dari Padang-Solok maupun sebaliknya Solok-Padang," ujar Iptu Rido, Minggu (17/5/2026).
Iptu Rido mengungkapkan bahwa penumpukan volume kendaraan ini dipicu oleh adanya gangguan teknis pada moda transportasi logistik. Terpantau ada beberapa titik kendaraan truk yang mengalami kerusakan di jalur Sitinjaulauik, wilayah Kota Padang, sehingga sebagian badan jalan tidak dapat berfungsi optimal.
Guna mengantisipasi terjadinya kemacetan yang lebih parah serta menjaga keselamatan pengguna jalan, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mereka saat melintasi area yang terdampak.
Baca Juga: Satpol PP Padang Amankan 22 Orang dalam Operasi Pekat, 9 Botol Minol Disita di Siti Nurbaya
"Kami menghimbau kepada pengendara yang akan melalui jalur Sitinjaulauik untuk berhati-hati, patuhi dan arahan dari petugas kami di lapangan," kata Iptu Rido menegaskan.
Hingga berita ini diturunkan, personel Satlantas Polres Solok masih terus melakukan pengamanan dan mengurai arus kendaraan di sekitar lokasi perbatasan guna meminimalkan dampak dari kerusakan truk tersebut. (cc1)
Editor : Adetio Purtama