BMKG Stasiun Geofisika Padangpanjang yang dipimpin Suaidi Ahadi, menyampaikan bahwa dari total gempa tersebut, dua di antaranya dirasakan oleh masyarakat, dengan intensitas mencapai skala II-IV MMI.
Data Magnitudo Gempa
- Magnitudo < 3: 8 gempa
- Magnitudo 3 ≤ M < 5: 9 gempa
- Magnitudo > 5: Tidak ada
- Magnitudo maksimum: 5.0
- Magnitudo minimum: 1.9.
Data Kedalaman Gempa
- Kedalaman < 60 km: 12 gempa
- Kedalaman 60-300 km: 4 gempa
- Kedalaman > 300 km: 1 gempa
- Kedalaman maksimum: 372 km
- Kedalaman minimum: 6 km.
Gempa yang Dirasakan:
-
Senin, 16 Desember 2024, pukul 10:50 WIB
- Magnitudo: 5.0
- Lokasi: 1.22° LS, 99.73° BT (75 km Barat Daya Kota Pariaman, Sumatera Barat)
- Kedalaman: 44 km
- Wilayah yang merasakan:
- III-IV MMI: Padang
- II-III MMI: Agam, Pariaman, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Padang Panjang, Bukittinggi, Solok, Solok Selatan, Batusangkar
-
Selasa, 17 Desember 2024, pukul 07:16 WIB
- Magnitudo: 4.1
- Lokasi: 1.71° LS, 99.18° BT (43 km Tenggara Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai)
- Kedalaman: 31 km
- Wilayah yang merasakan:
- II-III MMI: Siberut, Tuapejat.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa bumi, terutama bagi wilayah yang berada dekat dengan sumber gempa.
Pastikan rumah dan bangunan sesuai standar tahan gempa, serta pahami langkah mitigasi jika terjadi gempa.
Aktivitas kegempaan yang intens di Sumatera Barat menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan edukasi terhadap gempa.(*)
Editor : Heri Sugiarto