Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Polda Sumbar bakal Gunakan SEPABLOCK Untuk Pembangunan Asrama Polisi

Hendra Efison • Jumat, 29 Agustus 2025 | 20:35 WIB

Rombongan Kapolda Sumbar melihat dari dekat rumah contoh Sepablock, produk inovasi terbaru PT Semen Padang, yang berdiri di samping Lapangan Semen Padang FC, Jumat (29/8/2025).
Rombongan Kapolda Sumbar melihat dari dekat rumah contoh Sepablock, produk inovasi terbaru PT Semen Padang, yang berdiri di samping Lapangan Semen Padang FC, Jumat (29/8/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM–Polda Sumbar berencana memanfaatkan SEPABLOCK untuk pembangunan asrama polisi. Hal ini terungkap usai kunjungan Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, ke PT Semen Padang, Jumat (29/8/2025) pagi.

“Ada lima unit di Pesisir Selatan dan lima unit di Kepulauan Mentawai. Kami ingin menunjukkan bahwa inovasi lokal seperti ini bisa menjadi solusi besar bagi kebutuhan perumahan rakyat,” ujarnya.

Rombongan Kapolda melihat dari dekat rumah contoh Sepablock, produk inovasi terbaru PT Semen Padang, yang berdiri di samping Lapangan Semen Padang FC.

SEPABLOCK atau Semen Padang Bata Interlock merupakan material bangunan yang dirancang cepat, hemat, estetik, sekaligus ramah lingkungan.

Di hadapan jajaran manajemen PT Semen Padang, Irjen Gatot menyampaikan apresiasinya. “Produk ini luar biasa. Pekerjaannya cepat, biayanya murah, dan hasilnya kokoh. Saya melihat SEPABLOCK sangat ideal untuk pembangunan rumah subsidi. Bahkan, kami akan memanfaatkan produk ini tidak hanya di Sumbar, tetapi juga dari Lampung hingga Aceh,” ucapnya.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyebut kehadiran SEPABLOCK menjadi bukti komitmen perusahaan berinovasi di tengah ketatnya persaingan industri semen nasional.

“SEPABLOCK ini berbeda dari bata merah. Bentuknya presisi, pemasangannya lebih cepat, hasilnya lebih estetik, dan biaya pembangunan bisa ditekan hingga 10 persen. Kami optimistis masyarakat akan menerima produk ini dengan baik,” jelas Win.

Hal senada disampaikan Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi, Yelmi Arya Putra. Menurutnya, rumah tipe 36 membutuhkan sekitar 4.000 unit SEPABLOCK, 35 zak semen, dan 60 batang besi ukuran 10 mm. Durasi pengerjaan pun bisa lebih singkat, sekitar tiga minggu.

“Selain hemat waktu dan biaya, SEPABLOCK juga memberikan kenyamanan lebih. Rumah terasa lebih sejuk karena adanya rongga-rongga yang melepas panas. Bahkan hasil pengujian PUPR menyatakan produk ini ramah gempa. Jadi, tidak hanya ekonomis, tetapi juga aman dan ramah lingkungan,” ungkap Yelmi.

Produk ini sudah dimanfaatkan di sejumlah daerah, seperti pembangunan 50 unit rumah subsidi di Pasaman Barat, kawasan Arosuka Kabupaten Solok, Payakumbuh, hingga fasilitas di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Yelmi menegaskan, keberadaan rumah contoh di kawasan PT Semen Padang bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung kualitas bangunan berbasis SEPABLOCK.

“Kami ingin membuktikan bahwa SEPABLOCK bukan sekadar inovasi di atas kertas, tapi produk yang sudah teruji dan siap digunakan secara luas,” tutupnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#pt semen padang #asrama polisi #kapolda sumbar #SEPABLOCK