Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proses pembukaan akses kembali bagi masyarakat yang masih terisolir akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.
Normalisasi Sungai dan Jalan Temporer Dipercepat
Saat meninjau langsung alat berat yang sedang bekerja, Bupati Eka Putra menyampaikan harapan agar seluruh proses dapat berjalan tanpa hambatan, mengingat akses jalan merupakan sarana vital bagi perekonomian dan distribusi logistik ke wilayah terdampak yang selama ini hanya dapat ditempuh melalui jalur danau.
“Saat ini kami sudah melihat langsung proses normalisasi sungai, di mana alirannya akan dipindah. Setelah itu pengerjaan jalan sementara sehingga akses ke Malalo kembali terbuka dan tidak ada lagi masyarakat yang terisolasi,” ujar Eka Putra.
Ia menambahkan, hari ini satu unit ekskavator tambahan akan tiba untuk mempercepat pekerjaan, melengkapi tiga unit alat berat yang sudah beroperasi di lapangan.
Pemerintah Daerah Fokus Buka Isolasi dan Pulihkan Ekonomi
Bupati Eka Putra menegaskan Pemerintah Daerah berkomitmen memulihkan kondisi wilayah terdampak dengan mempercepat pengerjaan jalan, menormalkan aliran sungai, serta memastikan roda perekonomian masyarakat kembali bergerak.
“Untuk membuka akses jalan dan membersihkan material banjir bandang menuju Malalo, sudah ada dua unit ekskavator Pemda yang bekerja, dibantu relawan BPBD, TNI, Polri, PMI, dan masyarakat setempat,” katanya.
Peninjauan Jembatan Baiang Malalo
Usai melihat normalisasi sungai, Bupati Eka Putra bersama Asisten II Setda Tanahdatar yang juga Plt. Kadis PU Ten Feri serta Kabag Prokopim Roza Melfita meninjau pembersihan material banjir dan pengerjaan jembatan di Jorong Baiang, Nagari Guguak Malalo. Jembatan tersebut saat ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki.
“Ekskavator juga akan kita kerahkan ke sini untuk membuat jembatan sementara yang bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga Jorong Baiang tidak terisolir lagi,” ujar Eka Putra.
Ia memastikan Pemerintah Daerah akan terus berupaya agar seluruh akses vital masyarakat tersambung kembali secepat mungkin.(*)
Editor : Heri Sugiarto