PADEK.JAWAPOS.COM—Petugas Satpol PP Damkar Kabupaten Tanahdatar mengevakuasi dua ekor ular piton sepanjang 2,5 meter dan 3 meter di Kecamatan Rambatan dan Batipuh dalam dua hari terakhir setelah sempat meresahkan warga, Jumat-Sabtu (8-9/5/2026).
Kepala Bidang Damkar Tanahdatar, Suradi mengatakan, evakuasi pertama dilakukan di Jorong Kalumpang Padang Luar, Nagari Tigo Koto, Kecamatan Rambatan.
Petugas menerima laporan dari warga bernama Yensi Eka Putri (51) setelah seekor ular jenis Reticulated Python masuk ke kandang ayam miliknya.
“Jenis ular yang dievakuasi adalah Reticulatus Python dengan panjang sekitar 2,5 meter. Ular tersebut masuk ke dalam kandang ayam warga dan diduga hendak memangsa ternak di sana,” ujar Suradi, Sabtu malam (9/5/2026).
Baca Juga: Buaya Muncul di Sungai Batang Siat Dharmasraya, Warga Geger
Sehari sebelumnya, tim Damkar juga mengevakuasi ular piton sepanjang 3 meter di Jorong Ladang Laweh, Nagari Batipuah Baruah, Kecamatan Batipuh. Ular ditemukan bersembunyi di bawah pintu air saluran irigasi yang kerap digunakan warga untuk mencuci pakaian.
Menurut Suradi, penemuan ular bermula saat seorang ibu hendak mencuci di irigasi, namun membatalkan aktivitasnya setelah melihat ular besar di balik beton saluran air.
“Ular tersebut berada di dalam lubang irigasi, tepatnya di bawah pintu air. Kondisi ini tentu sangat membahayakan karena lokasi tersebut sering digunakan warga untuk beraktivitas seperti mencuci,” jelasnya.
Baca Juga: Update Kecelakaan Beruntun di Padangbesi: 4 Korban Jiwa Berasal dari Solok, Berikut Data Lengkapnya
Petugas Regu 2 Damkar Batipuh bersama personel tambahan langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena posisi ular terjepit di bawah pintu air.
“Ular piton sepanjang 3 meter tersebut akhirnya berhasil ditarik keluar dari lubang irigasi dan langsung diamankan petugas agar tidak melukai warga,” tambah Suradi.
Kemunculan dua ular piton di kawasan permukiman dan fasilitas umum itu membuat warga sempat khawatir, terutama karena lokasi penemuan dekat area aktivitas masyarakat dan kandang ternak.
Damkar Tanahdatar mengimbau warga segera melapor jika menemukan ular berukuran besar dan tidak mencoba melakukan evakuasi sendiri demi menghindari risiko berbahaya.(*)
Editor : Hendra Efison