Rafli ditempatkan di Direktorat Teknik PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai IT Business Alignment. Ia mengaku bangga dapat bergabung di perusahaan aviasi terbesar di Indonesia.
“Saya bangga karena baru lulus sudah langsung dapat program seperti ini. Terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo karena telah membuat program yang sangat luar biasa ini,” kata Rafli saat ditemui di Garuda Sentra Operasi, Tangerang.
Rafli merupakan lulusan Politeknik Negeri Lhokseumawe, jurusan Teknologi Informasi dan Komputer. Ia merasa pekerjaan magangnya sesuai dengan bidang yang dipelajari.
“Alhamdulillah, saya diterima magang di bagian IT Business Alignment, yaitu menganalisis proses bisnis perusahaan. Mentor saya sangat baik dan memberi saya banyak kesempatan belajar serta mengenal dunia kerja lebih dalam,” ujarnya.
Dalam program ini, Rafli mempelajari penerapan teknologi informasi dalam bisnis, termasuk penggunaan perangkat lunak profesional, yang meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerjanya.
Program Magang Nasional 2025 merupakan bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Nasional yang bertujuan menekan pengangguran dan menyiapkan generasi muda lebih siap menghadapi dunia kerja. Peserta menerima uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) selama enam bulan, jaminan sosial ketenagakerjaan (JKK/JKM), serta sertifikat resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan.
Tahap pertama program ini telah menempatkan 20.000 lulusan S1 dan D3 di instansi pemerintah, BUMN, dan sektor swasta sejak 20 Oktober 2025. Pemerintah menargetkan 80.000 peserta tambahan akan bergabung pada tahap kedua bulan ini.(*)
Editor : Heri Sugiarto