Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Profil Singkat Tomiko Itooka, Wanita Tertua di Dunia yang Meninggal pada Usia 116 Tahun

Heri Sugiarto • Minggu, 5 Januari 2025 | 16:22 WIB

Saat perayaan ulang tahun ke-116, Tomiko Itooka menerima bunga, kue, dan kartu ucapan dari wali kota. (Foto: X / Gerontology Research Group)
Saat perayaan ulang tahun ke-116, Tomiko Itooka menerima bunga, kue, dan kartu ucapan dari wali kota. (Foto: X / Gerontology Research Group)
PADEK.JAWAPOS.COM-Tomiko Itooka, wanita asal Jepang yang diakui sebagai orang tertua di dunia oleh Guinness World Records, meninggal dunia pada 29 Desember 2024 di sebuah panti jompo di Ashiya, Prefektur Hyogo, Jepang tengah.

Itooka meninggal pada usia 116 tahun, menurut Yoshitsugu Nagata, pejabat yang bertanggung jawab atas kebijakan lansia di kota Ashiya.

Itooka lahir pada 23 Mei 1908 di Osaka. Ia dikenal memiliki kegemaran unik terhadap pisang dan minuman khas Jepang bernama Calpis.

Tahun lalu, ia dinobatkan sebagai orang tertua di dunia setelah kematian Maria Branyas Morera yang berusia 117 tahun di Panti Jompo Spanyol, menurut data dari Gerontology Research Group (GRG).

Saat diberi tahu tentang penghargaan tersebut, ia hanya merespons singkat, "Terima kasih."

Dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-116, Itooka menerima bunga, kue, dan kartu ucapan dari wali kota.

Sepanjang hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang penuh semangat.

Saat masih muda, ia aktif bermain bola voli di sekolah menengah.

Pada usia 20 tahun, Itooka menikah dan memiliki empat anak—dua putra dan dua putri.

Setelah suaminya meninggal pada 1979, Itooka hidup mandiri di Nara. Ia meninggalkan seorang putra, seorang putri, dan lima cucu.

Selama Perang Dunia II, ia mengelola kantor pabrik tekstil milik suaminya.

Selain itu, pada usia 70-an tahun pernah mendaki Gunung Ontake, yang memiliki ketinggian 3.067 meter, sebanyak dua kali.

Pada usia 100 tahun, dia pernah menaiki tangga batu panjang Kuil Ashiya di Jepang tanpa menggunakan tongkat.

Setelah memasuki panti jompo pada 2019, Tomiko mulai membutuhkan kursi roda untuk bergerak.

Upacara pemakaman dilangsungkan secara tertutup bersama keluarga dan teman dekat.

Saat ini, predikat orang tertua di dunia dipegang oleh Inah Canabarro Lucas, seorang biarawati asal Brasil yang juga berusia 116 tahun, namun lahir 16 hari setelah Itooka.

Terbanyak Berusia 100 Tahun ke Atas

Sementara itu, seperti dilansir jawapos.com dari Asahi, jumlah orang yang berusia seratus tahun ke atas mencapai 95.119 orang hingga 15 September 2024 di Jepang.

Angka jumlah orang yang mencapai umur 100 tahun itu merupakan peningkatan sebanyak 2.980 dari tahun sebelumnya.

Berdasar itu, Jepang sudah 54 tahun berturut-turut memecahkan rekor sebagai negara di dunia yang memiliki lansia hingga 100 tahun ke atas terbanyak di dunia.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Prefektur Hyogo #usia 116 tahun #Orang Tertua Di Dunia #Wanita Jepang #Tomiko Itooka #jepang #Sejarah panjang usia manusia #lansia di Jepang #Gerontology Research Group #Inah Canabarro Lucas #guinness world records