Semen Padang membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Gala Pagamo pada menit ke-48. Namun, PSM Makassar dengan cepat menyamakan kedudukan lewat sepakan Latyr Fall di menit ke-52.
Jalannya Pertandingan
Pada awal babak pertama, Semen Padang yang diasuh Pelatih Eduardo Almeida langsung memberikan kejutan lewat gol cepat di menit pertama.
Sayangnya, gol Gala Pagamo tersebut dianulir karena Ryo Michubuchi dalam posisi offside.
Pasukan Bernardo Tavares juga sempat mencetak gol di menit ke-15 ke gawang Kabau Sirah melalui Victor Dethan, tetapi dianulir karena Tito Okello berada dalam posisi offside.
Menjelang akhir babak pertama, Semen Padang hampir mencetak gol melalui Martic yang menerima bola liar di depan gawang. Tapi berhasil ditepis Hilmansyah. Skor masih 0-0.
Pada babak kedua, Semen Padang langsung memecah kebuntuan di menit ke-48. Gala Pagamo memanfaatkan peluang di depan gawang untuk mencetak gol pembuka.
Namun, hanya empat menit berselang, PSM Makassar merespons cepat. Latyr Fall mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti.
Di menit ke-59, Ananda Raehan mencoba peruntungannya melalui sepakan keras dari luar kotak penalti, tetapi kembali digagalkan oleh Dicky.
PSM terus menekan di sisa waktu pertandingan. Peluang emas muncul di menit ke-89 melalui sepakan plessing Rizky Eka yang sayangnya hanya membentur mistar gawang.
Pada menit ke-90+1, Nermin Haljeta hampir membawa PSM unggul, tetapi sepakannya ditepis Dicky. Bola rebound yang jatuh di kaki Daisuke Sakai juga melambung di atas mistar.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tetap bertahan 1-1.
Hasil ini membuat Semen Padang tetap berada di posisi ke-18 atau zona degradasi dengan 6 poin dari 11 pertandingan. Sementara itu, PSM Makassar turun satu peringkat ke posisi ketujuh klasemen dengan 18 poin.(*)
Editor : Heri Sugiarto