Kapolsek Luki Kompol Sosmedya, menjelaskan bahwa keadaan lalu lintas sudah mulai membaik sejak dini hari.
Kemacetan yang terjadi disebabkan oleh dua unit truk yang mengalami kerusakan di ruas jalan dengan tanjakan curam di Panorama I. Hal ini membuat aparat kepolisian terpaksa memberlakukan sistem buka-tutup jalan untuk mengatur arus lalu lintas seharian penuh.
Menurut Kompol Sosmedya, kondisi truk yang rusak telah selesai diperbaiki pada pukul 23.30 WIB. Saat ini, personel kepolisian masih terus mengatur lalu lintas untuk menjaga keamanan dan kelancaran jalan.
"Kami meminta masyarakat untuk bersabar dan tertib saat melewati jalur ini. Jangan ingin cepat sampai dan mendahulukan kepentingan sendiri," tegas Kompol Sosmedya.
Situasi tersebut mengakibatkan peningkatan kepadatan lalu lintas di jalur alternatif Padang - Solok. Hal ini disebabkan banyak pengguna jalan yang hendak menuju Pekanbaru harus memutar melalui jalur tersebut akibat terputusnya jalur Sumbar-Riau di wilayah Kampar.
"Pada pukul 03.30-04.00 dini hari, kondisi lalu lintas sudah mulai lancar. Namun, pihak kepolisian mencatat masih terdapat pengguna jalan yang tidak mematuhi arahan petugas," jelas Sosmedya.
Kedua jalur kini sudah dapat dilewati, meskipun kecepatan kendaraan masih sangat rendah. Pengguna jalan diimbau untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas kepolisian demi keamanan dan kelancaran berlalu lintas.
Sebelumnya diberitakan Jalur Sitinjau Lauik mengalami kemacetan total setelah dua unit truk mengalami kerusakan di ruas jalan yang memiliki tanjakan curam, Rabu pagi (4/12/2024) hingga malam. (*)
Editor : Hendra Efison