Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kebakaran di Simpang Maut Padang: Lima Petak Bangunan Hangus, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Randi Zulfahli • Selasa, 4 Februari 2025 | 10:58 WIB

Tim Damkar Kota Padang berjibaku memadamkan api yang membakar bangunan di kawasan Simpang Maut, Kota Padang, Selasa (4/2/2025) pagi.
Tim Damkar Kota Padang berjibaku memadamkan api yang membakar bangunan di kawasan Simpang Maut, Kota Padang, Selasa (4/2/2025) pagi.
PADEK.JAWAPOS.COM—Api melahap lima petak bangunan di kawasan Simpang Maut, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (4/2/2025) pagi. Kebakaran yang diduga dari sebuah warung sate ini mengakibatkan kerugian material mencapai Rp1 miliar.

Lokasi kebakaran berada di kompleks pertokoan Jalan Lubukminturun, Raya Tabing Bungo Pasang, tepatnya di Kelurahan Bungopasang, Kecamatan Kototangah. Total area yang terdampak mencapai ± 26 x 7 meter persegi.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, menyampaikan bahwa petugas langsung bergerak cepat setelah menerima laporan pertama dari warga.

“Tim kami langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian setelah laporan masuk. Kecepatan respon ini berhasil mencegah api menjalar ke 7 bangunan lain di sekitarnya,” ujar Rinaldi.

Meski kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Tim gabungan yang terdiri dari 70 personel berhasil mengendalikan situasi dengan optimal.

Lima pelaku usaha mengalami dampak langsung dari kebakaran ini. Mereka adalah Albiner Sinaga, 50 pemilik toko sembako, Iwis, 35 pemilik warung sate, Desy, 48 pengusaha laundry, dan Zico, 28 pemilik gudang kayu manis.

Dua orang saksi mata, Silvania, 50 dan Yurniati, 55, telah memberikan keterangan kepada pihak berwenang terkait kronologi kejadian.

Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, termasuk 7 unit mobil Damkar Kota Padang dan satu unit Damkar TNI AU. Dukungan tambahan datang dari Polri, TNI AD, PMI, Satpol PP, PLN, serta aparat kecamatan dan kelurahan.

“Kebakaran ini mengakibatkan kerugian material mencapai Rp1 miliar. Namun dengan koordinasi antar instansi berjalan sangat baik, kami berhasil menyelamatkan aset senilai sekitar Rp2 miliar,” tambah Rinaldi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. (*)

Editor : Adetio Purtama
#Dinas Damkar Kota Padang #Kototangah #Kebakaran kota Padang #kebakaran