Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang memperkirakan kerugian akibat insiden ini mencapai Rp800 juta.
Kepala Seksi Operasional Damkar Kota Padang, Sutopo, menyampaikan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 23.27 WIB.
“Tim segera bergerak dengan mengerahkan enam unit armada dan sekitar 75 personel,” kata Sutopo melalui laporan tertulisnya, Kamis (11/9/2025). Dalam waktu enam menit, tim tiba di lokasi yang berjarak sekitar 4,3 kilometer dari posko.
Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk dengan akses jalan sempit ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Legiman (68). Saksi melihat asap dan api dari salah satu rumah, lalu segera menghubungi petugas Damkar.
“Tim berhasil mengendalikan api dan menyelesaikan penanganan pada pukul 00.40 WIB. Kebakaran ini berdampak pada empat unit rumah hunian dengan luas area terdampak sekitar 500 M²,” ungkap Sutopo.
Selain itu, sebanyak 10 kepala keluarga (KK) atau sekitar 40 jiwa terdampak, meskipun tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun warga yang mengungsi. Rumah-rumah yang terbakar diketahui milik Renof Dila Wulandari (28), Hendri (43), Kurdiati (65), dan Efni (62).
Diperkirakan, total kerugian material mencapai Rp800 juta. Namun, berkat kesigapan petugas dan warga, aset senilai sekitar Rp1,5 miliar berhasil diselamatkan. “Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian,” jelasnya.
Selain tim Damkar, penanganan di lokasi kejadian juga dibantu oleh personel TNI, PLN, relawan kebencanaan, dan masyarakat setempat. (*)
Editor : Adetio Purtama