Kegiatan ini diikuti oleh perangkat daerah, organisasi masyarakat, relawan dari berbagai perguruan tinggi, bank sampah, serta unsur kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.
Maigus Nasir menyampaikan bahwa timbunan sampah di Kota Padang saat ini mencapai 750 ton per hari.
Dari jumlah tersebut, sekitar 11 persen masih terbuang ke lingkungan dan dibakar, sehingga belum terkelola secara optimal.
“Kami berharap momentum World Clean Up Day ini tidak hanya seremonial semata, tetapi menjadi titik awal memperkuat komitmen menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat akan mampu mewujudkan Padang Rancak, maju dan sejahtera,” ujar Maigus Nasir.
Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Lembaga Pengelola Sampah (LPS) dan seluruh bank sampah di Kota Padang yang dinilai berperan penting dalam pemilahan, pengumpulan, serta pemanfaatan kembali sampah agar memiliki nilai ekonomi.
“Bank sampah tidak hanya membantu mengurangi timbunan sampah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat serta memberikan manfaat ekonomi bagi rumah tangga,” tambah Maigus, didampingi Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta.(*)
Editor : Heri Sugiarto