Empat bangunan terdiri atas tiga warung dan satu rumah tinggal dilaporkan hangus terbakar.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, membenarkan kejadian tersebut.
Pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 21.00 WIB dan langsung mengerahkan unit ke lokasi satu menit setelah informasi masuk.
Tiga warung yang terbakar masing-masing milik Erviandi (warung bakso), Anang (kedai kelapa dan nasi), serta Elli (kedai lotek).
Luas area terdampak diperkirakan mencapai 300 meter persegi dengan kerugian material awal sekitar Rp700 juta.
Menurut kronologi dari Damkar, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama Rendi.
Ia melihat kobaran api membesar dan segera menghubungi petugas. Damkar Padang mengerahkan delapan unit armada dan sekitar 90 personel dari Pleton C untuk memadamkan api.
Pos Damkar menuju lokasi yang berjarak tiga kilometer ditempuh dalam waktu lima menit.
Proses pemadaman berlangsung menantang karena lokasi berada di kawasan permukiman padat dengan akses jalan sempit.
Meski demikian, petugas berhasil mencegah api merambat lebih luas dan menyelamatkan aset di sekitar titik kejadian yang ditaksir bernilai hingga Rp2 miliar.
Aset yang terselamatkan meliputi enam rumah warga dan satu bangunan masjid.
Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi Sumbar: 234 Tewas, 247 Ribu Warga Terdampak, Kerugian Rp1,84 Triliun
Rinaldi menyebut kebakaran berdampak pada tiga Kepala Keluarga (KK) dengan total enam penghuni.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Tim gabungan dari Damkar Kota Padang, Polri, TNI, PLN, PMI, Camat, Lurah, dan Satpol PP tetap siaga di lokasi untuk memastikan situasi terkendali dan penanganan lanjutan dapat berjalan aman.(CC1)
Editor : Hendra Efison