Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemkab Pessel Bersama FLLAJ Gelar Rakor Titik Rawan dan Jalur Padat Selama Libur Lebaran

Yoni Syafrizal • Selasa, 25 Maret 2025 | 18:00 WIB
Anggota FLLAJ Pessel bersama stakeholder terkait menggelar Rakor persiapan menghadapi titik rawan dan jalur padat selama libur lebaran Idul Fitri 1446 H di Sekretariat FLLAJ di Sago. (dok Diskominfo)
Anggota FLLAJ Pessel bersama stakeholder terkait menggelar Rakor persiapan menghadapi titik rawan dan jalur padat selama libur lebaran Idul Fitri 1446 H di Sekretariat FLLAJ di Sago. (dok Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM-Untuk memberikan jaminan, keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama arus mudik dan arus balik lebaran pada hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) lakukan rapat koordinasi (Rakor) Senin (24/3).

Kegiatan yang digelar di Sekretariat FLLAJ Dinas Perhubungan Pessel di Sago itu, dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Pessel, Syafrijoni. Turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan terkait dari instansi pemerintah, aparat keamanan, serta juga pelaku dari sektor swasta.

Kadis Perhubungan Pessel, Syafrijoni, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya koordinasi yang baik antar lembaga untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

"Rakor ini bertujuan menyusun strategi terpadu dalam menangani arus lalu lintas, khususnya selama periode mudik dan balik Lebaran. Sebab dengan tingginya arus lalu lintas selama lebaran nanti, perlu disikapi agar kenyamanan masyarakat selama melakukan arus mudik dan arus balik tetap tercapai," katanya.

Dari itu kata Syafrijoni, kolaborasi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama lebaran, termasuk juga bagi wisatawan yang mengunjungi destinasi unggulan yang ada di Pessel seperti Pantai Carocok Painan dan Mande tidak mengeluh.

“Kami berharap melalui koordinasi yang baik antara seluruh pihak terkait, dapat terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat. Tidak hanya itu, kami juga ingin memastikan keselamatan wisatawan yang berkunjung ke destinasi unggulan itu benar-benar tercapai. Sasaran pengamanan itu tidak saja di lokasi wisata, tapi di sepanjang jalur jalan yang dilewati agar terhindar dari kemacetan karena padatnya pengunjung," jelasnya.

Ditambahkannya bahwa beberapa titik yang dinilai rawan macet itu, pihaknya bersama personil TNI dan Kepolisian akan menempatkan petugas. Seperti di titik Pasar Barung Barung Belantai, Pasar Tarusan, simpang tiga kawasan Wisata Mandeh di Ampang Pulai, Pasar Sago, Simpang Carocok Painan, Pasar Painan, Batang Kapas, Pasar Surantih, Pasir Putih Kambang, Pasar Kambang, Pasar Lakitan, Pasar Balai Selasa, Air Haji dan simpang tiga Pasar Tapan.

"Makanya pada Rakor itu kita membahas beberapa poin penting. Diantaranya, pemetaan titik rawan kecelakaan dan kemacetan, penguatan pengawasan dan pengamanan di titik-titik padat lalu lintas dan lokasi wisata, serta penyediaan pos pengamanan dan pelayanan di berbagai titik strategis selama arus mudik dan balik," ujarnya.

Rakor tersebut kata Syafrijoni, juga dalam rangka sosialisasi keselamatan lalu lintas kepada masyarakat dan wisatawan serta menyusun prosedur komunikasi yang efektif antar seluruh pihak yang terlibat.

"Melalui Rakor ini kita berharap dapat mengintegrasikan berbagai kebijakan dan tindakan yang mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Pesisir Selatan. Kolaborasi yang diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek selama perayaan Lebaran, tetapi juga menjadi landasan terhadap perbaikan dan pengembangan sistem transportasi di masa depan," tutupnya. (yon)

 

Editor : Novitri Selvia
#Dinas Perhubungan Pessel #Syafrijoni #Idul Fitri 1446 Hijriah #Pemkab Pessel