Pantauan harga menunjukkan, untuk kelompok sayuran daun, sawi pangsit dan pakcoy menjadi komoditas paling terjangkau dengan harga di bawah Rp10.000 per kilogram.
Sementara itu, selada dan seledri tercatat memiliki harga lebih tinggi dibandingkan sayuran daun lainnya, seiring permintaan konsumen yang tetap stabil.
Pada kelompok sayuran buah dan umbi, harga kubis, terong, kentang, dan wortel terpantau stabil serta masih terjangkau bagi konsumen.
Komoditas tomat berada pada kisaran harga menengah dan masih dapat diterima oleh rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner.
Berbeda dengan sayuran lainnya, cabai masih menjadi komoditas dengan harga tertinggi di Pasar Raya Solok.
Cabe rawit tercatat sebagai cabai dengan harga paling mahal, disusul cabe besar dan cabe merah keriting.
Selain cabai, harga bawang putih dan bawang merah juga masih relatif tinggi dibandingkan komoditas sayuran lain, meskipun tidak mengalami lonjakan signifikan.
Variasi harga tersebut mendorong masyarakat untuk lebih cermat dalam menyusun belanja harian dan memilih alternatif sayuran yang lebih ekonomis.
Pemanfaatan sayuran dengan harga stabil dinilai dapat membantu menjaga pengeluaran rumah tangga di tengah fluktuasi harga pangan.
Pantauan harga secara berkala di Pasar Raya Solok terus dilakukan guna menjaga transparansi informasi pasar dan mendukung stabilitas pangan daerah.
Informasi ini diharapkan menjadi acuan bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam merencanakan kebutuhan pangan, sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kota Solok. (CR8)
Editor : Hendra Efison