Dibuka oleh Kepala Kanwil BPN Sumbar, Teddi Guspriadi, peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam transformasi pelayanan pertanahan.
Layanan elektronik diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat, menghadirkan kepastian waktu dalam setiap proses, serta memastikan pelayanan yang terukur dan transparan.
Selain itu, sistem digital ini memperkuat kepastian hukum melalui pencatatan terdokumentasi dengan baik sekaligus meminimalisir risiko kehilangan berkas fisik.
"Transformasi layanan elektronik ini adalah langkah awal menuju pelayanan modern yang berstandar dunia. BPN Sumatera Barat berkomitmen untuk terus berbenah, memperbaiki diri, dan menghadirkan layanan terbaik, terdepan, serta up to date sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Teddi.
Menurutnya, peluncuran ini menandai awal era baru pelayanan pertanahan yang lebih cepat, pasti, dan berkualitas sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
Acara ini juga dirangkaikan dengan monitoring dan evaluasi (monev) yang diikuti oleh Kepala Kantor Pertanahan dari berbagai daerah, termasuk Padang, Padangpariaman, Kota Pariaman, Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Bukittinggi, Limapuluh Kota, Payakumbuh, Tanahdatar, Padangpanjang, Sawahlunto, Dharmasraya, Kota Solok, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.
Selain itu, hadir pula pejabat struktural BPN Sumbar seperti Kabag TU, Kabid 1 hingga Kabid 5. Mereka menyatakan kesiapan untuk melaksanakan sertifikat elektronik, mendukung kemajuan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), serta pekerjaan pertanahan lainnya.
Transformasi digital ini juga diharapkan dapat mendukung terbentuknya ekosistem digital pertanahan di Indonesia serta meningkatkan literasi digital bagi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) maupun masyarakat pengguna layanan.(z)
Editor : Hendra Efison