Menteri PU RI Dody Hanggodo, Jumat sore (30/1/2026), menyampaikan, proyek tersebut saat ini telah memasuki tahap finalisasi desain.
Setelah itu, kata dia, proses akan dilanjutkan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebelum masuk ke tahap lelang pekerjaan.
“Harapan kami paling lambat April 2026 sudah bisa dilelang, sehingga pengerjaan bisa segera dimulai,” ujar Dody Hanggodo.
Ia menargetkan proses renovasi rampung dalam waktu satu tahun pengerjaan.
“Target pengerjaan selesai dalam satu tahun, namun kami optimistis kurang dari satu tahun bisa selesai,” katanya.
Dody menegaskan, Stadion Haji Agus Salim memiliki nilai historis dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Padang dan Sumatera Barat.
Karena itu, renovasi akan dilakukan secara menyeluruh agar stadion lebih representatif, aman, dan nyaman.
“Saya minta kawasan stadion diperhatikan, termasuk drainase dan akses jalannya,” ujar Dody.
Ia menekankan sistem drainase harus terintegrasi dengan aliran sungai untuk mencegah genangan dan banjir pascarenovasi.
“Saya tidak ingin ada genangan atau banjir saat hujan setelah dilakukan renovasi,” tegasnya.
Sosialisasi Pengosongan Kawasan Stadion
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto telah menyetujui rencana renovasi Stadion GOR Haji Agus Salim pada 2025.
Persetujuan ini juga mendapatkan dukungan dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir, sebagai bagian dari upaya menghadirkan fasilitas stadion yang layak dan berkualitas di Sumatera Barat.
Pada 17 Oktober 2025, Pemprov Sumatera Barat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Kementerian PU menggelar sosialisasi pengosongan lahan dan gedung di kawasan GOR Haji Agus Salim.
Acara tersebut menjadi bagian dari tahap awal persiapan rehabilitasi stadion yang termasuk dalam agenda prioritas proyek berstandar AFC pada tahun anggaran 2025–2026.(*)
Editor : Hendra Efison