Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemulihan Pascabencana Sumbar, UNP Dampingi Warga Terdampak dengan Konseling Trauma IPLT

Heri Sugiarto • Selasa, 30 Desember 2025 | 18:55 WIB

Tim UNP memberikan konseling trauma berbasis IPLT kepada warga terdampak bencana di Sumbar.(Foto: Dok. Tim)
Tim UNP memberikan konseling trauma berbasis IPLT kepada warga terdampak bencana di Sumbar.(Foto: Dok. Tim)
PADEK.JAWAPOS.COM-Setelah banjir bandang Padang akhir November lalu di sejumlah wilayah Sumatera Barat, warga mulai kembali ke rumah. Namun, ketakutan pascabanjir masih membekas, terutama pada anak-anak dan keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Hujan yang turun kembali kerap memicu kepanikan.

Fenomena ini paling terasa di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan dan Silayang, Kabupaten Agam, dan  Koto Tinggi, Limapuluh Kota. Di ketiga wilayah ini, trauma psikologis warga tetap menjadi tantangan meski pemulihan fisik sudah berlangsung.

UNP Turunkan Tim Pendamping Psikososial

Universitas Negeri Padang (UNP) menurunkan tim dosen dan mahasiswa untuk melakukan pendampingan psikososial pascabencana. Program ini memanfaatkan konseling trauma berbasis Ifdil Perceptual Light Technique (IPLT), pendidikan darurat inklusif, dan penguatan resiliensi komunitas.

“Pemulihan tidak cukup hanya membangun kembali rumah. Luka psikologis dan kebutuhan dasar warga harus ditangani bersamaan agar masyarakat bisa benar-benar bangkit,” ujar Prof. Ifdil, ketua tim.

Struktur Tim dan Kegiatan Lapangan

Tim UNP dipimpin Prof. Ifdil dan didukung oleh dosen lintas keahlian, yaitu Prof. Asmar Yulastri, Prof. Dr. Afdal, Dr. Nurhastuti, Dr. Mardianto, Dr. Yudi Antomi, Dr. Zadrian Ardi, Dr. Zahriyah Simargolang, serta Evelynd. Mahasiswa turut aktif sebagai pendamping lapangan, melakukan asesmen awal, konseling kelompok, terapi bermain, serta kegiatan edukasi ramah anak.

Selain layanan psikososial, tim juga menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi warga terdampak di ketiga wilayah tersebut. Kehadiran tim UNP mendapat sambutan positif, khususnya karena anak-anak kembali memiliki ruang aman untuk bermain dan belajar.

Dukungan Program dan Pendanaan

Program pendampingan ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana 2025.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pemulihan mental, sosial, dan ekonomi warga berjalan seiring, sehingga masyarakat terdampak banjir di Sumatera Barat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan produktif," kata Ifdil..(*)

Editor : Heri Sugiarto
#unp #konseling trauma #pemulihan psikologis dan sosial #banjir Sumatera Barat #iplt